Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat hadir dan mensupport penuh kegiatan penyaluran bantuan tunai yang berlangsung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Rabu (18/5).

Badung, (Metrobali.com)

Lonjakan harga minyak yang saat ini masih tinggi dan sulit didapatkan dipasaran membuat masyarakat resah, untuk itu pemerintah bersama TNI menyalurkan rumpun program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung Minyak (BTPKLW-MIGOR) senilai Rp 300 ribu. Penyaluran bantuan minyak goreng Rp 300 ribu di Kabupaten Badung pada hari ini di koordinir langsung oleh pihak TNI. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta turut hadir dan mensupport penuh kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Rabu (18/5). hadir juga Forkopimda Kabupaten Badung, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Seluruh Camat se-Badung dan Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Choirul Anam.

Dalam sambutannya Bupati Nyoman Giri Prasta mengatakan, bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung minyak goreng  hari ini oleh pemerintah pusat difasilitasi penuh dari TNI di Kabupaten Badung, ini artinya kita sudah melihat secara langsung negara hadir untuk masyarakatnya. “Saya sampaikan kepada masyarakat, bantuan yang diberikan membuktikan perhatian negara yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dari semua lini sudah diperhatikan, untuk itu kita doakan biar Bapak Joko Widodo sehat dan kuat dan mampu memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama,”ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan TNI betul-betul memfasilitasi penuh bantuan tunai ini dan disamping itu Kabupaten Badung betul-betul kerukunan antar umat beragama berjalan dengan baik. “Kami sudah sepakat sepenuhnya untuk menjaga empat pilar kebangsaan baik itu NKRI, Pancasila, Undang-undang Dasar 45 dan Bhinneka Tunggal Ika. Salah satu contoh yang kita terapkan di Badung ini adalah Pancasila sila Kelima yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia artinya apa semua insan sama dapat dan sama rasa, yang beda jangan sekali-sekali kita paksakan untuk jadi sama tetapi yang sudah sama jangan kita bedakan. Inilah yang sudah kita terapkan di Kabupaten Badung implementasinya kami di Badung ini kebijakan politik anggaran, karena kita buat prinsip nasional kita bangun Masjid, kita bangun sekolah Muslim yang ada di Kabupaten Badung, termasuk Gereja serta Wihara dan Pura kita bantu dengan baik. Terima kasih untuk TNI yang sudah memfasilitasi acara ini di kabupaten Badung, saya nyatakan di hadapan warga kami di Badung ini, bahwa kami siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini,”pungkasnya.

Baca Juga :
Presiden Garisbawahi Keberhasilan Indonesia Ciptakan Harmoni Peradaban

Sementara itu Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Choirul Anam mengatakan program ini merupakan bukti perhatian dan kehadiran pemerintah dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19. Bantuan ini diharapkan dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat tingkat bawah untuk menjaga daya beli keberlangsungan usaha dan penghidupan masyarakat yang menjalankan usaha mikro pertama PKL dan dalam rangka membantu kelancaran penyelenggaraan tunai ini di wilayah provinsi Bali. Korem 163 Wirasatya mengerahkan jajarannya untuk membantu pemerintah mendistribusikan bantuan dana sesuai dengan alokasi dari pemerintah pusat guna membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya sesuai dengan aturan dan persyaratan yang telah ditetapkan. Kegiatan penyaluran bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung minyak ini akan dilaksanakan secara serentak di wilayah Korem 163 Wirasatya sebanyak 18.000 orang penerima dengan nominal Rp 300 ribu. “Pada hari ini saya hadir untuk memantau dan memonitor pelaksanaan kegiatan pendistribusian penerima manfaat dana yang dilaksanakan khususnya di wilayah Kodim 1611 Badung untuk masyarakat wilayah Kecamatan Mengwi dan secara serentak juga dilaksanakan di Kabupaten/Kota di Provinsi Bali,”ucapnya. (Sut)