Mangupura (Metrobali.com)-

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta komit mendukung kegiatan Sekaa Teruna yang ada di wilayah Kabupaten Badung, hal itu tampak saat menghadiri HUT Sekaa Teruna Sanggraha Yasa Ke-39, Banjar Pande Mas, Kecamatan Kuta, Senin (11/7). “Sungguh merupakan kebahagian tersendiri saya dapat hadir ditempat ini dengan penuh suasana kebersamaan dan kekeluargaan serangkaian perayaan Hut ke-39 ST Sanggraha Yasa Banjar Pande Mas Desa Adat Kuta dan sungguh merupakan kebahagian tersendiri bagi saya dapat “metemu wirasa” dengan para tokoh masyarakat khususnya dengan adik-adik sekaa teruna pada hari yang berbahagia ini,”ucapnya di hadapan para undangan yang hadir yakni anggota DPR RI Gusti Agung Rai Wirajaya, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa, Anggota DPRD Badung Dapil Kuta, Camat Kuta beserta unsur tripika, Lurah Kuta, Bendesa Adat Kuta, Ketua ST se-Desa Adat Kuta serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta melaksanakan pemotongan tumpeng serta menyerahkan bantuan dana Pemkab Badung sebesar Rp. 2,5 juta dan secara pribadi sebesar Rp. 20 juta.

Lebih lanjut Giri Prasta mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat ulang tahun ke-39 kepada ST Sanggraha Yasa. Melalui hari ulang tahun ini hendaknya dapat dijadikan sebagai  momentum untuk melakukan introspeksi diri terhadap berbagai hal yang telah dilakukan serta upaya-upaya perbaikan di tahun yang akan datang. “Saya mengajak adik-adik sekaa teruna untuk terus mengadakan kegiatan positif dalam rangka memperkuat rasa persatuan dan kekeluargaan antar generasi muda di lingkungan desa adat kuta serta menjauhi hal-hal yang bersifat negatif seperti mabuk-mabukan, mengganggu ketertiban umum dan terlibat narkoba yang dapat menghancurkan keluarga dan masa depan kalian semua,”ajak Giri Prasta.

Baca Juga :
Pangdam IX/Udayana Memberikan Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan

Ditambahkannya, bahwa di Banjar Pande Mas ini ada 3 pilar yakni Wimuda, Winarta, dan Wiwerda. Wimuda anak-anak SD ke bawah, sedangkan Winarta adalah Sekaa Truna yang sudah bisa memilah, memilih mana yang benar dan baik, dan terakhir Wiwerda harus bersatu, untuk itu diharapkan seperti pepatah mengatakan dengan bersatu maka setengah perjuangan kita akan berhasil dan bila tidak bersatu maka setengah perjuangan kita akan gagal. “Jika selalu bersatu, saya selalu siap memfasilitasi kebutuhan Sekaa Teruna, dimana Sekaa Teruna ini adalah agen perubahan yang paling baik untuk masa depan Kabupaten Badung dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun kepada ST Sanggraha Yasa yang ke-39 dan mengapresiasi setiap kegiatan yang telah dilaksanakan serangkaian peringatan Hut  ini semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan bimbingan tuntunan dan perlindungannya kepada kita semua dalam melaksanakan swadharma dan pengabdian kepada masyarakat,”imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia Wayan Christian Widnyana melaporkan mewakili panitia dan Ketua ST Sanggraha Yasa mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Badung beserta undangan lainnya serangkaian acara Hut ST Sanggraha Yasa yang ke-39 berjalan dengan lancar. “Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam perayaan hut ini diantaranya lomba tari jauk manis, lomba mekendang tunggal, lomba gender wayang, lomba tari condong dan tari margapati. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat yang turut mendukung pelaksanaan acara ini sehingga berjalan dengan lancar serta tujuan diadakan perlombaan ini adalah mewadahi para seniman muda Bali dan meningkatkan kreativitas generasi muda untuk tetap menjunjung tinggi nilai seni dan budaya,” ungkapnya.

Sumber : Humas Pemkab Badung