Mangupura (Metrobali.com)-

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Badung didalam meraih WTP, itu perjuangan yang tidak mudah yang diraih melalui kerja keras serta ketaatan seluruh SKPD untuk melakukan tindak lanjut atas temuan BPK. Selain itu faktor yang terpenting adalah telah telah terbangunnnya sistem pengendalian internal  Pemerintah Daerah serta aktifnya “early warning” yang dilakukan inspektur, sehingga sedini mungkin dilakukan pembenahan secara internal.

”Selain itu faktor kunci sukses Badung raih WTF, jika dilihat dari sisi perencanaan serta arah kebijakan pembangunan daerah dimana belanja publik jauh lebih besar dibandingkan belanja aparatur, sehingga keberhasilan meraih WTP ini diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang indikatornyanya jelas bisa terukur dilihat dari serapan APBD.

”Serapan APBD kita 86,78 %, karena dengan serapan APBD yang cukup tinggi ini diharapkan sebagai pendorong “trigger” menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah yang sejalan dengan lima prinsip pembangunan di Kabupaten Badung yaitu Pro Growth (Pemerataan bagi seluruh lapisan Masyarakat), Pro Jobs ( menciptakan lapangan pekerjaan), Pro Poor ( Penanggulangan Kemiskinan), Pro Culture (Pelestarian dan pengembangan Masyarakat), Pro Environment (Pelestarian Lingkungan),kata Bupati Gde Agung didampingi Sekretaris Daerah Kab. Badung Kompyang R.Swandika, disaat menerima Rombongan Pemkab Bekasi yang dipimpin langsung Bupati Bekasi dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin di Pusat Pemerintahan, Mangupraja Mandala, Kamis (6/12) kemarin.

Bupati Bekasi dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin menyampaikan bahwa adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kunjungan kerja ini adalah untuk kepentingan studi komparansi terhadap sinergisitas Perencanaan dan penganggaran serta untuk mengetahui tata cara pengelolaan pendapatan di Kabupaten Badung, yang mampu menjadikan Kabupaten Badung sebagai salah satu Kabupaten yang memperoleh predikat WTP dari BPK RI.

“Disamping untuk menambah pengetahuan dan pengalaman sehingga bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari Kabupaten Badung sehingga nantinya Kabupaten Bekasi mampu meraih opini WTP,” ujarnya. rombongan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi yang melakukan kunjungan ini berjumlah 30 orang, terdiri dari para kepala SKPD dan para Camat di Bekasi. GAB-MB

Baca Juga :
14 peti jenazah sudah dibawa ke Nusakambangan