Tabanan (Metrobali.com)-

Masyarakat Banjar Adat Bongan Lebah Kelod, Tabanan menggelar pemelaspasan dan peresmian Balai Banjar Budi Dharma. Peresmian balai banjar tersebut langsung diresmikan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Rabu (21/8).

Hadir pada peresmian tersebut mantan Bupati Tabanan N. Adi Wirayatama, Anggota DPR RI Made Urip, Anggota DPRD Tabanan Made Dirga.

Ketua Panitia Pembangunan Balai Banjar Wayan Arimbawa mengatakan, pembangunan balai banjar Budi Dharma telah dilaksanakan sejak tahun 2010 lalu. Dimana pembangunan yang dilakukan sejak tiga tahun lalu tersebut menghabiskan dana hingga Rp. 550 juta. Dimana dana tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah. “Kami berterima kasih kepada pemerintah atas bantuaanya. Sehingga kami banjar Adat Bongan Lebah Kelod memiliki tempat untuk beryadnya, beraktivitas dan paruman,” ungkapnya.

Semangat yang ditunjukkan masyarakat Banjar Bongan Lebah Kelod mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan. Pihaknya pun selaku Kepala Daerah berterima kasih karena selama ini, masyarakat Bongan Lebah Kelod selalu bersatu dan berkomitmen mendukung program-program pemerintah. “Saya berterima kasih kepada kalian semua, karena ditangan kalianlah kondusifitas Tabanan tercipta dan mau mendukung semua program pemerintah,” bangganya.

 

Pihaknya berharap, masyarakat Banjar Bongan Lebah Kelod menjaga komitmen untuk selalu mendukung program pemerintah, karena pembangunan memerlukan uluran tangan pemerintah. Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan rasa gotong-royong dan rasa persatuan. “ Saya yakin masyarakat saya disini memiliki komitmen yang tinggi untuk mendukung semua program pemerintah guna mewujudkan cita-cita pembangunan seperti yang kita harapkan bersama,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan akan memperbaiki infrastruktur Banjar Bongan Lebah Kelod sepanjang 1,25 meter di induk tahun 2014 mendatang.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, Bupati menyerahkan punia kepada panitia. CAN-MB

Baca Juga :
KADISDIK Buleleng Jadi Saksi Penyelewengan Tunjangan Guru