Bupati dan Wabup. Badung Ngupasaksi Karya Atma Wedana di Puri Agung Banyuning, Bongkasa
Bupati Adi Arnawa beserta Istri Ny. Rasniathi Adi Arnawa, bersama Wabup Bagus Alit Sucipta beserta Istri Ny. Yunita Alit Sucipta hadir sekaligus ngupasaksi Karya Atma Wedana krama Br. Sayan Agung, Desa Bongkasa di Puri Agung Banyuning, Bongkasa, Rabu (2/4).
Badung, (Metrobali.com)
Sebagai wujud sradha bhakti dan bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Istri Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta beserta Istri Nyonya Yunita Alit Sucipta hadir sekaligus ngupasaksi Karya Atma Wedana, Metatah dan Mepetik, krama Banjar Sayan Agung, Desa Bongkasa di Puri Agung Banyuning, Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Rabu (2/4). Sebagai wujud dukungan atas pelaksanaan karya atma wedana, Bupati Adi Arnawa menyerahkan dana punia sebesar Rp 20 juta dan Wabup. Bagus Alit Sucipta Rp 10 juta. Tampak hadir Penglingsir Puri Ageng Mengwi dan Asta Puri, Camat Abiansemal beserta Tripika Kecamatan, Plt. Perbekel Bongkasa dan Perbekel Bongkasa Pertiwi.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan, atas nama Pemkab. Badung sangat mendukung karya atma wedana yang dilaksanakan krama Banjar Sayan Agung. Karya ini sangat penting sebagai wujud bakti kepada leluhur. Sejalan pula dengan prioritas pembangunan di Badung, salah satunya dalam upaya melestarikan adat, agama, tradisi, seni dan budaya. “Kami selaku pemerintah berterima kasih sudah bisa hadir ditengah-tengah masyarakat Sayan Agung untuk ngupasaksi karya atma wedana dan metatah ini. Semoga dapat berjalan dengan baik, mamargi antar, sida purna, sida sidaning don,” kata Bupati Adi Arnawa.
Prawartaka Karya, I Nyoman Nada melaporkan, karya atma wedana lan metatah ini dilaksanakan oleh krama Banjar Sayan Agung bertempat di Puri Agung Banyuning. Atma wedana diikuti sebanyak 19 sekah dan metatah 22 orang. Rangkaian upacara sudah dimulai sejak 19 Maret 2025 lalu dengan upacara mapekeling dan nanceb. Puncak karya memukur dan metatah pada Rabu, 2 April 2025 diawali dengan purwa daksina, mesangih, ngening, puncak karya nyekah, mepetik dan meprelina. Sehari setelah puncak karya dilaksanakan upacara nyegara gunung ke Pura Goa Lawah, mendak nuntun dan ngelinggihang di Merajan masing-masing. (RED-MB)