Jembrana (Metrobali.com)-

Masyarakat Loloan (Kelurahan Loloan Barat dan Kelurahan Loloan Timur) di Jembrana, hingga kini masih kerap menjaga tradisi-tradisinya. Keunikan tradisi Loloan itu kini menjadi penelitian dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali, NTB dan NTT. Salah satu diantaranya adalah tradisi Barzanji.

Dimana tradisi ini berisi doa-doa dan pujian yang menceritakan riwayat Nabi Muhamamad SAW lewat lafalan. Tradisi ini biasanya dilantunkan saat ada kelahiran, khitanan, pernikahan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepala BPNB Bali, NTB dan NTT, Made Purna, Senin (30/9) mengatakan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui sejarah perkembangan tradisi Barzanji masyarakat Loloan di Jembrana. juga untuk mengetahui tradisi ini dalam kehidupan masyarakat serta nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut.

Menurutnya hasil penilitian yang dilakukan selama empat bulan itu selanjutnya dilakukan diverfikasi. Dan untuk penyempurnaannya perlu ada masukan dari masyarakat, tokoh loloan dan kalangan budayawan lainnya.

Bupati Jembrana Putu Artha dalam sambutaanya yang dibacakan Asisten II Setda Jembrana, Ketut Windra mengatakan event seperti ini cukup baik sebagai media pembelajaran di dalam memahami keragaman budaya. Terutama budaya multikultur di Jembrana. “Ini juga harus diaplikasinya sehingga bisa menumbuhkan keharmonisasi dalam kemajemukan” ujarnya. MT-MB

Baca Juga :
Jokowi Batal Buka Pesta Kesenian Bali