Klungkung (Metrobali.com)-
Nasionalisme adalah harga mati yang harus ditanamkan pada generasi muda, tanamkan rasa mencintai negara, dimulai dari mencintai diri sendiri, mencintai daerah sendiri, selalu tekankan rasa memiliki terhadap asal tempat kita berada. Hal tersebut disampaikan Bupati Suwirta saat membuka Acara Bimbingan Teknis Penguatan Forum Generasi Muda Lintas Agama yang diadakan di Aula Widya Mandala, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Jumat (30/6).
Bimbingan Teknis Penguatan Forum Generasi Muda Lintas Agama yang dirangkaikan dengan perayaan Bulan Bung Karno ke-4 ini, mengangkat tema “Penguatan Toleransi, Nasionalisme, dan Solidaritas Generasi Muda Lintas Agama”. Berdasarkan tema tersebut Bupati Suwirta menyampaikan bahwa kerukunan, toleransi,dan nasionalisme ini merupakan kata-kata yang mudah diucapkan tapi masih jarang benar-benar dilaksanakan, dari generasi muda generasi penerus bangsa ini  kita siapkan dengan baik, maka negara dapat menjadi semakin kuat, toleransi semakin terjaga, sehingga terciptalah kedamaian yang akan dirasakan bersama.
Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa tidak hanya kepintaran sumber daya manusia saja yang penting, kedamaian juga memiliki peran besar dalam kesusksesan kehidupan. “Adik-adik yang belajar hari ini, ikutlah berproses dalam pembangunan daerah kita, implementasikan materi yang dipelajari hari ini, dengan ikut berproses akan mengurangi sifat menghakimi tanpa mengetahui kondisi yang sebenarnya, apabila sudah mengetahui prosesnya disanalah akan timbul rasa mengerti yang menjadi dasar dari kerukunan, kedamaian dan tentunya toleransi”pesan Bupati Suwirta.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klungkung I Gusti Made Warsika dalam laporannya menyampaikan bahwa bimtek ini bertujuan untuk mendiseminasikan, serta memperkuat peran strategis generasi muda lintas agama dalam mewujudkan moderasi beragama. Peserta dari Bimtek ini hadir secara luring dan daring, secara luring dihadiri oleh 30 peserta dari Majelis Agama se-Kabupaten Klungkung serta dihadiri para pengurus Forgimala Kabupaten Klungkung, secara daring diikuti oleh 174 peserta ASN lainnya dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
“Bimtek ini menghadirkan dua orang narasumber yang luar biasa, yaitu Ketua KNPI Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Utama Indra Prayoga, SH dan Koordinator Pusat Studi Pancasila Universitas Hindu Indonesia I Gusti Agung Paramita, S.Ag, M.Si”ucap Warsika.
Acara bimbingan teknis ini dibuka Bupati Suwirta dengan mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu Gema Santi. “Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar, tetap jaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama, sekecil apapun masalahnya kita harus hadir untuk menengahi agar tidak menjadi perpecahan, mari kita jaga semangat persatuan dan ciptakan kedamaian”ucap Bupati Suwirta.
Sumber : Humas Pemkab Klungkung
Baca Juga :
Dugaan Sumur Tercemar Limbah Pabrik, Camat Negara Gelar Mediasi