Jembrana (Metrobali.com)

 

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna menghadiri kegiatan Jembrana Clean Up Day (JCD) di Pantai Rambut Siwi, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jumat pagi (19/8) .Kegiatan bertajuk Social Event from Gumi Mekepung Jembrana Clean Up Day (JCD) dimotori Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jembrana.

Bersih-bersih sampah plastik disekitar Pantai Rambut Siwi sepanjang 1 Km juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, Camat Mendoyo, I Putu Sindhu Yasa dan Prebekel Yehembang, I Made Semadi.

Ni Made Ayu Dwi Aryati, Ketua Panitia JCD sekaligus sebagai Sekretaris BPC PHRI Jembrana mengatakan bahwa kegiatan ini sempat terhenti selama pandemi COVID-19 yang direncanakan diadakan setiap bulannya. “Sekarang dengan momentum HUT Kota Negara ke-127 dan HUT Kemerdekaan RI ke-77, kita mulai lagi kegiatan JCD” ujarnya.

Kegiatan tersebut menurutnya melibatkan unsur TNI dari Koramil, Yonif 741/Garuda Nusantara dan Angkatan Laut. Polri dari Polsek Mendoyo, Pemkab Jembrana dari Kecamatan Mendoyo, Pokdarwis Rambut Siwi, Masyarakat Desa Yehembang, Mahasiswa KKN dari Universitas Udayana dan siswa SD dan SMP di Desa Yehembang. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan Pantai terutama dari sampah plastik” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Jembrana Ipat sapaan akrab I GN Patriana Krisna menyampaikan kebersihan hal yang patut diajarkan sejak dini. “Mereka adalah generasi muda yang harus diajarkan tentang kesehatan, terutama tentang sampah plastik yang menjadi masalah yang luar biasa. Sampah plastik baru bisa terurai minimal 100 tahun”, terang Ipat.

Ditambahkan Ipat , Pemkab Jembrana berkomitmen mendorong pengurangan penggunaan sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari dengan mengkampanyekan ajakan membuang sampah pada tempatnya. “Gerakan ini mesti ada sinergi juga dengan pihak terkait. Jangan sampai kita edukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, sementara tempat sampahnya tidak ada,” papar Ipat.

Baca Juga :
Panglima TNI sebut 3.800 pengungsi di Wamena

Kepada peserta JCD yang hadir, Ipat juga mengajak tetap bersemangat menjaga pembersihan sampah plastik disepanjang Pantai Rambut Siwi secara bersama-sama. “Semoga apa yang kita lakukan memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan keberlangsungan obyek-obyek pariwisata di Rambut Siwi. Saya harap ini bisa dilakukan dengan rutin dan berkesinambungan, ” pungkas Ipat. (Humas Pemkab Jembrana)

Editor : Sutiawan