Jembrana (Metrobali.com)

Perhatian Bupati Jembrana I Nengah Tamba kepada seni dan budaya ditunjukkan dengan kembali mengunjungi langsung basecamp duta seni Jembrana di Gedung Nari Graha, Renon Denpasar Minggu pagi (12/6).

Kedatangan orang nomor satu Jembrana itu sekaligus memastikan duta Jembrana tampil all out dalam Peed Aya (Pawai) PKB XVLIV Tahun 2022 yang rencananya digelar pada Minggu sore (12/6) di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Denpasar.

Bupati ingin seniman Jembrana itu dapat menampilkan atraksi yang terbaik sekaligus mengenalkan seni budaya Jembrana dihadapan para tamu VIP, undangan serta masyarakat luas. “Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Jembrana sangat berterima kasih dan memberi dukungan sepenuhnya kepada para seniman dalam Kontingen Jembrana Pawai Pembukaan Pesta Kesenian Bali ( PKB ) 2022. Semoga tampil terbaik, penuh semangat senyum dan penjiwaan karakter dari masing – masing peran juga harus diperhatikan”, ucap Bupati Tamba.

Bupati meyakini bahwa Kontingen Jembrana dalam Pawai Pembukaan PKB 2022 yang banyak berasal dari generasi muda memiliki semangat luar biasa, kekompakan sehingga mampu menampilkan pertunjukan seni yang maksimal.

Hal itu juga tak lepas dari persiapan yang sudah dilakukan dimana Bupati Tamba sendiri datang meninjau langsung saat gladi berlangsung. “Terpenting tumbuhkan rasa percaya diri sehingga mampu tampil maksimal membawa duta kesenian Jembrana. Tunjukkan potensi kearifan lokal seni budaya kita”, esan Bupati Tamba.

Pada pawai PKB tahun 2022 ini kontingen Jembrana melibatkan peserta pawai sebanyak 125 orang. Iring iringan pawai kontingen Jembrana akan diawali dengan pembawa papan nama oleh Jegeg-Bagus Kabupaten Jembrana dengan berpakaian payas agung khas Jembrana kemudian diikuti barisan pecalang yang mengatur dan mengamankan jalannya peed aya duta Jembrana.

Baca Juga :
DCT Ditetapkan, Togar: Pilih yang Melayani, Bukan yang Ingin Dilayani

Selanjutnya barisan pembawa lambang daerah, barisan pembawa kober, bandrang dan tedung barisan penari baris gede. Seluruhnya digarap dan melibatkan remaja putra putri Kabupaten Jembrana.

Barisan pawai kontingen Jembrana akan ditutup dengan fragmentari “Puja Saji Peneduh Bumi” dan atraksi ogoh-ogoh diiringi musik iringan inovatif yang dikemas dengan musik Baleganjur yang mengambil instrumen Terompong sebagai sumber melodi. (Humas Pemkab Jembrana).

Editor : Sutiawan