Jembrana (Metrobali.com)

 

Setelah terbentuk, Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana Kabupaten Jembrana langsung tancap gas dengan membentuk usaha pengadaan beras.

Usaha ini dari informasi satu-satunya usaha yang baru dibentuk Perumda Tribhuwana. Dan unit usaha ini khusus menangani beras bagi PNS di Jembrana. Usaha pengadaan beras bagi PNS sudah berjalan sebelum Ranperda Tentang penyertaan modal daerah pada Perumda disahkan DPRD Jembrana, Jumat (5/8/2022).

Usaha pengadaan beras untuk PNS, Perumda diduga meraup keuntungan hingga puluhan juta dalam per bulan. Sebelum diambil alih Perumda Tribhuwana diawal Agustus 2022, tercatat ada enam KUD yang menangani penyaluran beras bagi PNS setiap bulannya.

Sekretaris Daerah Jembrana I Made Budiasa dikonfirmasi, Selasa (9/8), membenarkan jika beras untuk PNS di Jembrana kini ditangani Perumda Tribhuwana. “Mulai Agustus sudah ditangani Perumda. Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Dinas Koperindag atau ke Assisten II” ujar Budiasa sesaat sebelum menerima kunjungan rombongan Bappenas RI.

Dikonfirmasi terpisah, Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, membantah bahwa Perumda mengambil alih pengadaan beras dari KUD. Namun menindaklanjuti usulan PNS melalui Kepala OPD masing-masing untuk meninjau ulang, dimana beras yang selama ini diterima PNS kualitasnya dinilai kurang layak.

“Perumda menawarkan beras kualitas premium dengan harga Rp 10.700 per kilogram, dengan kemasan yang layak” terangnya.

Penawaran dari Perumda itu kemudian disosialisasikan dan disepakati untuk membeli masing-masing PNS minimal 10 Kg. Dan saat sosialisasi itu pihak Perumda juga memberi garansi. “Kalau misalnya nanti ada masukan-masukan untuk perbaikan kualitas beras, pihak Perumda siap mengikutinya” ungkapnya.

Ditegaskannya, pembelian beras yang ditangani Perumda sifatnya tidak wajib bagi PNS.

Baca Juga :
Top Tips Of Admission Essay

Namun sambungnya, dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Daerah dalam upaya memanfaatkan beras hasil produksi lokal Jembrana, maka PNS diharapkan bisa menjadi contoh.

“Siapa lagi yang mencintai dan menggunakan produk sendiri. Disini PNS bisa sebagai teladan sehingga nanti bisa berimbas kepada masyarakat Jembrana” tandasnya.

Untuk mencukupi kebutuhan beras kualitas premium bagi seluruh PNS, pihak Perumda Tribhuwana dari informasi menggandeng salah satu pengusaha Rice Miling Unit (RMU) yang ada di Jembrana. Dan dalam kerjasamanya itu Perumda Tribhuwana mendapat margin (keuntungan) Rp 1.000 dari setiap per kilogram beras. Dengan jumlah PNS lebih dari 3.000 orang, diduga pihak Perumda Tribhuwana setiap bulannya akan memperoleh keuntungan diatas Rp.30 juta. (Komang Tole)