Ketua DPRD Badung Putu Parwata

 

Mangupura, (Metrobali.com)

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. mendukung penuh kebijakan Pemkab Badung untuk menyerahkan penggarapan proyek jalan lingkar selatan (JLS) kepada pemerintah pusat. Hal itu diungkapkannya saat turun menemui petani di Subak Sengempel Bongkasa, Abiansemal Badung, Sabtu (2/4/2022).

Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut, hierarki pemerintahan di Indonesia berjenjang. Ada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sekarang ini, bagaimana caranya mempercepat proses pembangunan. Jadi bisa dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota, bisa juga dilakukan oleh pusat.

Karena ini (JLS, red) merupakan proyek besar, megaproyek yang harus memang menjadi perhatian Republik Indonesia, perhatian pemerintah pusat, maka ini juga dapat dilakukan berupa satu sinergitas. “Pemerintah daerah dapat mengusulkan kepada pusat untuk ini dijadikan sebagai proyek strategis nasional sehingga dari segi pemanfaatan dari segi pembiayaan itu penuh akan bisa dilakukan oleh pemerintah pusat. Jadi ini akan mengurangi beban pemerintah daerah di masa covid ini,” tegasnya.

Walau begitu, pembangunan akan bisa kita wujudkan karena pembangunan jalan lingkar itu secara ekonomi memberikan nilai lebih. Jadi infrastruktur jalan itu dapat digunakan untuk tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Badung dan Bali.

Ditanya selain JLS, proyek lain yang layak diserahkan pengerjaannya ke pusat, Parwata menegaskan, ada beberapa proyek besar yang bisa digarap pemerintah pusat. Selain jalan lingkar ada juga penataan kawasan strategis. Beberapa yang memang merupakan program strategis nasional dapat dikoordinasi dan dikomunikasikan oleh pusat.

Prosesnya, menurut Parwata, kabupaten mengusulkan. Jadi Pemkab Badung kalau memang ada yang strategis bisa mengusulkan kepada pusat.  (RED-MB)

Baca Juga :
Genjot 100 Persen TOSS Desa, Bupati Suwirta Bina Langsung Pengolahan Sampah di Desa