Jakarta (Metrobali.com) –

 

Yudhy Ervin Tiara sukses melakukan aksi sosial ‘SOLO Ride’ menempuh perjalanan Bali-Jakarta membawa sampah botol plasik untuk dimasukkan kedalam mesin penukar botol plastik (Plasticpay) yang ada area Pameran International Indonesia Motor Show (IIMS 2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Riuh meriah sambutan saat Yudhy tiba di lokasi, tampak Hendra Noor Saleh, CEO Dyandra Promosindo sekaligus Direktur IIMS 2022, Ruddy MF wakil direktur Dyandra Promisundo, Rifat Sungkar dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Ronny Afifudin Ketum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Iwan Diah, Ketua Harian PPMKI, Bimo, Perwakilan Nusantara Royal Enfield, di dampingi beberapa anggota Royal Riders Indonesia di wakili oleh Sekjen RORI, Deputy Marshal dan beberapa anggota lainnya serta Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo. Minggu (10/4/2022).

Hendra Noor Saleh memberikan apresiasi yang tinggi terhadap aksi sosial ‘Solo Ride’ Yudhy Ervin Tiara, Founder Berani Jaga Bumi Foundation melakukan misinya membawa sampah botol plastik dari Bali untuk dimasukkan ke dalam ‘vending machine’ atau mesin otomatis pengumpul sampah yang diinisiasi oleh Plasticpay, untuk kemudian diapresiasi dengan sejumlah poin,

Yudhy Ervin Tiara mengaku banyak suka duka yang dialaminya dalam perjalanannya mengkampanyekan bahaya timbulan sampah plastik. Dirinya bertolak ke Jakarta dari Bali untuk menukarkan sampah botol-botol plastik yang dibawanya untuk ditukarkan melalui Dropbox Plasticpay/vending machine dengan poin e-Money di event International Indonesia Motor Show 2022 (IIMS 2022) di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta.

Ditengah perjalanan yang menempuh jarak 1.179,4 km tersebut, Yudhy bercerita “Tiba-tiba Kunci box bagasi motor hilang, terpaksa harus mencari tukang kunci malam-malam, saat menuju ke rumah tukang kunci di Bondowoso, Jawa Timur pukul 11 malam, celakanya dirinya mengalami 2 kali salah jalan, masuk jalan setapak, melewati sebuah jembatan gantung yang sudah rusak parah, “Namun pemandangan di lereng Gunung Semeru sangatlah luar biasa keren dan dingin banget, lalu ambil arah Jogja lewat Pacitan menembus Gunung tengah malam, tanjakan dan kelokan yang luar biasa tajam dan ektrim,” tutur Yudhy.

Baca Juga :
Luncurkan Dapur Qurban, ACT Bali Gandeng Chef Bobon Santoso

Karena kelelahan, dirinya diberikan tumpangan untuk tidur di kamar yang ternyata ada 2 motor parkir dengan bensin bocor menetes di salah satu motornya di Kutoarjo, jawa tengah, Untungnya tidak ada api yang memicu, kali tidak, seluruh kamar berikut dirinya pasti terbakar.

Dukanya, masih menurut Yudhy, motor Royal Einfield ‘Himalaya’ yang dikendarainya mengalami Rem blong, karena telah berjalan lebih dari 12 jam non stop tanpa henti, dan berhasil menembus banjir di bumi Trenggalek dan terguyur hujan sepanjang jalur wonosari Gunung Kidul Jogja sampai Purworejo.

Namun dalam perjalanan, dirinya juga dijamu makan oleh Boss pemilik PO Bis Sumber Alam Express sambil sosialisasi edukasi sampah botol plastik yang mempunyai manfaat luar biasa untuk UMKM.

“Saya bersyukur, dalam perjalanan banyak bertemu orang-orang baik yang sangat peduli lingkungan selama di perjalanan, dan Bulan Ramadhan bukan halangan untuk tidak menjalankan Ibadah Puasa, karena sama sekali selama Riding siang dan sampai buka puasa, tidak pernah merasa haus dan lapar,” pungkas Yudhy.

 

Pewarta : Hidayat