Idi Rayeuk, Aceh, (Metrobali.com)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh menyatakan banjir yang melanda daerah itu kini semakin meluas sehingga sebanyak 10.344 jiwa terdampak bencana alam tersebut.

“Banjir meluas. Sebelumnya hanya empat kecamatan yang dilanda banjir, kini meluas ke beberapa kecamatan lainnya. Banjir merendam 2.855 dengan warga terdampak sebanyak 10.344 jiwa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi di Idi Rayeuk, Ibu Kota Kabupaten Aceh Timur, Ahad.

Ia mengatakan banjir akibat hujan terus mengguyur Aceh Timur menyebabkan 2.178 jiwa dari 613 keluarga terpaksa mengungsi ke “meunasah”, masjid dan ke rumah kerabatnya yang tidak terendam banjir.

Sedangkan 8.166 jiwa lainnya dari 2.242 keluarga masih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing. Mereka masih bertahan karena ketinggian genangan banjir merendam rumah mereka tidak terlalu tinggi, katanya.

Ashadi mengatakan ribuan masyarakat yang terdampak tersebut tersebar di 25 gampong atau desa di delapan kecamatan di antaranya Kecamatan Peudawa Meunasah Krueng dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 50 centimeter.

Berikutnya, Kecamatan Banda Alam meliputi Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Pereulak Timur, terdiri Desa Tualang Pateng dan Desa Babah Krueng ketinggian air 20 hingga 40 centimeter.

Selanjutnya, Desa Alur Siwah Serdang di Kecamatan Nurussalam dengan ketinggian air 20 hingga 40 centimeter. Kecamatan Ranto Pereulak, meliputi Desa Alue Udep, Desa Bhom Lama, dan Desa Panti Payong dengan ketinggian air berkisar 40 hingga 50 centimeter.

Banjir juga melanda Desa Keude di Kecamatan Darul Aman dengan ketinggian air 30 hingga 50 centimeter. Kecamatan Julok meliputi Desa Blang Jambe, Desa Teupin Raya, Desa Alue Cek Doi.

“Untuk Desa Blang Pauh 2, Desa Buket Siraja, Desa Labuhan, Desa Julok Tunong, dan Desa Paya Bakong, dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 100 centimeter,” katanya.

Sedangkan di Kecamatan Indra Makmur, kata Ashadi, banjir meliputi Desa Julok Rayeuk Selatan, Desa Julok Rayeuk Utara, Desa Pelita Sanggop Jaya, Desa Seunebok Cina, Desa Alue Ie Itam, Desa Alue Ie Mirah, Desa Jambo Lubok, dan Desa Balang Nisam, dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 50 centimeter.

“Untuk kecamatan lainnya hingga kini masih dalam pendataan. Tim BPBD Kabupaten Aceh Timur sudah di lapangan membantu mengevakuasi warga terdampak banjir,” demikian Ashadi.

Sumber : Antara