Foto: Para driver dari JTrip antusias bergabung di startup lokal besutan putra Bali ini.

Denpasar (Metrobali.com)-

Keberadaan Super App JTrip sebagai platform aplikasi lokal Bali yang dikembangkan oleh putra lokal Bali Putu Suciawan dengan menawarkan berbagai macam layanan dalam satu aplikasi banjir apresiasi.

Salah satunya apresiasi datang dari tokoh masyarakat asal Nusa Penida, Kabupaten Klungkung I Wayan Muka Udiana. Ia memberikan apresiasinya pada aplikasi dengan segudang keunggulan tersebut.

“Saya selaku masyarakat Bali dengan kehadiran Jtrip ini menurut saya merupakan terobosan yang sangat bagus karena murni hasil karya anak lokal yaitu anak Bali dimana dengan memanfaatkan pariwisata Bali yang memang terkenal dikancah dunia,” kata Wayan Muka, Kamis, 10 Februari 2022.

JTrip adalah aplikasi pemesanan ojek online, makanan, delivery (pengiriman barang), tiket (dari tiket pesawat, tiket destinasi wisata, hingga tiket event seperti konser dll), properti (penginapan, hotel, villa). JTrip juga menyediakan banyak fitur lain yang didambakan lapisan masyarakat dalam satu aplikasi.

Seperti di JTtip juga bisa menyewa sport car hingga helikopter bahkan pesawat jet karena JTrip telah bekerjasama dengan perusahaan penerbangan. Selain itu bagi pengguna JTrip yang ingin merasakan sensasi menumpangi kapal pesiar, JTrip juga mampu mewujudkannya.

JTrip juga dilengkapi dengan tampilan video dari layanan yang tersedia misalnya tayangan video restoran dengan tampilan menu yang ditawarkan hingga video properti seperti villa termasuk juga video destinasi wisata. Aplikasi ini semakin lengkap dengan adanya e-wallet yang memudahkan pengguna melakukan pembayaran langsung di aplikasi.

Dengan hadirnya aplikasi JTrip ini, Wayan Muka menyatakan tentunya akan memberikan kemudahan-kemudahan yang luar biasa untuk para penggunanya. Seperti contohnya aplikasi ini dapat untuk memesan kebutuhan terutama para traveler yang ingin menjelajahi Bali.

Baca Juga :
Pemimpin Perang Sudan Selatan Sepakati Tenggat Waktu Untuk Pemerintah Baru

“Jadi akan mempermudah pengguna dan untuk pengguna aplikasi Jtrip tidak perlu lagi pengguna berpindah aplikasi untuk mengklik. Cukup aplikasi Jtrip, one aplication for all. Jadi satu aplikasi untuk semua,” lanjutnya.

Selain itu pada aplikasi ini, dapat membuat penyetaraan harga dimana terdapat harga yang biasanya dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dapat disetarakan di Aplikasi ini. Jadi menguntungkan dari kedua belah pihak baik pelanggan atau pemilik perusahaan.

“Saya yakin Jtrip akan diminati oleh masyarakat karena mendapatkan kemudahan-kemudahan. Semoga lebih banyak lagi generasi baru untuk mampu menciptakan hasil karya untuk memperkenalkan ke dunia. Dan secara otomatis karena sekarang era digital tepat sekali bersamaan pandemi membantu pemerintah masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.

Sebelumnya CEO dari JTrip Putu Suciawan mengungkapkan pihaknya ingin mempermudah pengguna mengakses layanan dalam satu aplikasi. Maka lahirnya SupperApp JTrip. “Banyak apps yang sudah sukses tapi orang malas mendownload banyak aplikasi. Jadi tercetus ide padukan layanan seperti GoJek, Booking.com, Traveloka dan aplikasi lainnya.  Di JTrip kami ingin memudahkan pengguna hanya dengan mengakses satu aplikasi bisa mendapatkan berbagai layanan. JTrip akan menjadi Super App, One Stop Solution and Service dalam satu genggaman,” kata Suciawan.

Aplikasi ini juga diyakini dapat membangkitkan perekonomian Bali karena didalam aplikasi tersebut dapat sekaligus mempromosikan pariwisata Bali. Yang memang tujuan awalnya lebih menonjolkan pariwisata bukan hanya transportasi saja.

Nantinya juga akan ada tiket destinasi tempat wisata seperti Monkey Forest dan tempat destinasti pariwisata lainnya. Diharapkan dengan adanya aplikasi JTrip  ini, dapat menyerap tenaga kerja terlebih banyak masyarakat yang bekerja disektor pariwisata kehilangan pekerjaannya karena pandemi Covid-19.

“Kemudian kita lihat bagaimana perkembangan kedepannya intinya ketika banyak tempat terisi meskipun dimasa pandemi paling tidak menyerap tenaga kerja. Sekalipun tidak banyak paling tidak ada sedikit perubahan membantu orang-orang disini membutuhkan pekerjaan, ucapnya.

Baca Juga :
Forkopimda Buleleng Mencontoh Vaksinasi COVID-19 di RSUD Buleleng

Ia juga berharap semoga aplikasi JTrip dengan latarbelakang yang merupakan garapan dari programmer Bali ini setelah dilakukan uji coba semua aplikasi dapat berjalan dengan baik bahkan lebih dari beberapa aplikasi lain yang sudah muncul terlebih dahulu. Bagi masyarakat yang penasaran dengan aplikasi ini dapat langsung mendownload aplikasi ini langsung di AppStore atau Play Store pada smartphone-nya. (wid)