Jpeg

Bangkai Sampan Milik PT. Tunas Jaya Danur, Ganggu Penyebrangan

Klungkung ( Metrobali.com )-

Bangkai Sampan milik PT. Tunas Jaya Sanur yang berada di pelabuhan tradisional Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali  udah 4 hari ini dibiarkan pemiliknya. Jika tidak kunjung dievakuasi dapat mengganggu arus penyeberangan.

“Bangkai Sampan itu bisa menggangu lalu lintas penyeberangan di pelabuhan Kampung Kusamba, Kami berharap secepatnya bisa dievakuasi,” harap Hamzah (53) warga Kampung Kusamba, Kamis ( 3/8 ).

Hamzah nenyampaikan kalau, Sampan milik  PT. Tunas Jaya Sanur itu dalam keadaan bocor dipancang tidak jauh dari sekarang dibiarkan tergeletak, dirinya menyarankan kepada pemilik untuk dibawa ke Lembongan karena disana air laut pasang surut meskipun kemasukan air laut tidak akan tenggelam, namun sarannya diabaikan. ” ini sudah 4 hari bangkai sampan belum juga disingkirkan hal itu dangat mengganggu penyebrangan,” ujarnya.

Di lokasi tampak bangkai sampan dengan panjang kurang lebih 8 meter terbalik tertanam pasir pantai. Dari imformasi warga sampan tersebut sempat hendak digeser dibantu warga setempat dengan diberi ongkos oleh pemilik sampan dengan syarat harus utuh tidak sampai pecah namun warga tidak bisa menggeser sampan tersebut.

Dikatakan Hamzah sampan tersebut sebelum kemasukan air laut dalam keadaan utuh dengan 1 mesin tempel 85 Pk. Sampan melik PT. Tunas Jaya Sanur khusus mengangkut bahan bangunan ke Lembongan. ” Tunas Jaya sedang membangun hotel di Nusa Lembongan…dampan inilah yang dipergunakan mengangkut bahan bangunan, ” ungkapnya. Akibat kejadian ini Hamzah menapsir kerugian yang dialami PT. Tunas Jaya mencapai kurang lebih 100 juta. SUS-MB

Baca Juga :
Said Aqil minta pemerintah tegas tindak kelompok radikal