Bangga Miliki Spirit Tinggi, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Buka Rakercab PC KMHDI Badung

Metro Bali
single-image

 

 Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat membuka Rakercab XI PC KMHDI Badung, Jumat (30/4/2021).

Mangupura, (Metrobali.com)

Ketua DPRD Badung, Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) XI PC KMHDI Badung, Jumat (30/4) di gedung DPRD Badung. Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata sangat mengapresiasi dan bangga dengan generasi muda di KMHDI yang memiliki spirit yang luar biasa.
“Saya juga aktif dulu di kemahasiswaan. Baru masuk politik di 2009 karena sibuk membangun ekonomi. Politikus harus berhasil di ekonomi, kalau politikus belum berhasil di ekonomi dia tidak akan bisa mengantarkan mandat ke rakyatnya. Kalau ekonomi belum kuat jangan pernah berpolitik karena politik itu yang dibangun adalah idelialisme,” katanya.

Saat ini, ujar Parwata, cita-cita dan tekad selaku Ketua Dewan adalah pengabdian dan totalitas membangun Badung.  “Walaupun ekonomi sedang krisis tapi Badung tetap bisa jalan,” ujar politisi asal Desa Dalung, Kuta Utara ini.
Parwata pun mendukung penuh, salah satu misi KMHDI yakni ingin membangun enterpreneurship yang berkelanjutan. Selaku Ketua DPRD, pihaknya juga mengaku sudah merancang desain untuk membangkitkan kembali Badung agar tidak hanya mengandalkan pendapatan dari PHR.
“Masih banyak potensi yang masih digali di Badung, saya katakan tidak harus tergantung pada PHR. Adik-adik mari bangkitkan UMKM yang Badung. Nanti saya juga akan launching e-commerce aplikasi untuk Indonesia bukan hanya Badung,” paparnya.

Pasa zaman globalisasi sepertu sekarang ini, lanjut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu, semua bisnis harus berbasis digital. Parwata pun mendorong KMHDI untuk turut serta membangun enterpreneurship bersama pemerintah.
‘Inilah era sekarang, covid ini pun digital makanya kita jangan kalah dengan covid. Masalah kerja adalah masalah serius kita bersama. Ayo bangun enterpreneurship buktikan bahwa KMHDI bisa selalu berjalan bersama-sama pemerintah,” ajaknya.
Parwata mengingatkan, kepada generasi muda di KMHDI agar jangan pernah merasa berpuas diri dan paling hebat. Pemuda katanya, harus out of the box. Sebab, pemuda harus mengetahui kualitas diri sejauh mana perjuangan yang akan ditempuh.

Baca Juga :
BNPT Deklarasikan Kesiapsiagaan Nasional dan Grand Launching BNPT TV Channel

“Mari nanti kita diskusi lagi, sehingga program KMHDI yakni membangun dengan pola Tri Hita Karana, menjaga Pancasila dan NKRI, dan teknologi berbasis digital mari kita lakukan bersama-sama, kita kerja kerja dan kerja, mahasiswa Hindu harus terdepan,” ujarnya.
Sementara, Pimpinan Cabang KMHDI Badung, Ni Luh Putu Indah Wahyuni mengatakan, arah KMHDI Badung ke depan mengambil Sandyaning Niti Mahottama yang berasal dari bahasa Jawa Kuna. Sandya berati keberlanjutan seperti konsep Tri Hita Karana, Pancasila, toleransi Bhineka Tunggal Ika, dan keberlanjutan secara teknologi. Nitti adalah kepemimpinan atau pemerintahan.

“Karena kita adalah organisasi pemuda Hindu jadi kita harus menjunjung tinggi Nitti atau dharma agama itu sendiri. Sedangkan Mahottama artinya kewajiban atau yang paling utama,” katanya.
Jadi Sandyaning Niti Mahottama artinya keberlanjutan organisasilah yang paling utama. Dalam bentuk program kerja yang dilaksanakan pertama yakni, Tri Hita Karana, Pancasila, toleransi Bhineka Tunggal Ika, dan keberlanjutan secara teknologi. Kedua yakni mendukung UMKM di Kabupaten Badung.
“Sesuai kondisi covid-19, kami melihat kendala masyarakat di dunia kerja sehingga nilai-nilai entrepreneurship di Badung akan kami kedepankan. Karena kita percaya keberlanjutan organisasi, dan pemerintahan akan terus berjalan ketika kita berorganisasi,” papar Indah Wahyuni.

(Sut-mb)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.