Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni (paling kanan) mengkampanyekan ayo menikah di Bali, Wedding In Bali (WIB)!

Denpasar (Metrobali.com)-

Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni menegaskan tidak hanya program Work From Bali (WFB) yang perlu terus digaungkan dan dikampanyekan tapi juga mesti ada kampanye mendorong Wedding in Bali (WIB) sebagai bagian pemulihan pariwisata Bali dan ekonomi Pulau Dewata.

“Kita dukung penuh program Work From Bali (WFB) dan juga harus diimbangi dengan kampanye ayok dong wedding atau menikah di Bali, jadinya Wedding In Bali (WIB),” kata Emiliana Sri Wahjuni, Sabtu (19/6/2021).

Menurut srikandi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini Bali sudah terkenal sebagai Pulau Surga, The Last Paradise dan juga Pulau Cinta. Sebutan Pulau Cinta ini juga tergambar dari kisah Julia Robert menemukan cintanya di Bali pada kisah film “Eat, Pray, Love.”

Film “Eat, Pray, Love” sempat meledak di pasaran pada 2010 lalu. Julia Robert diceritakan berkelana ke beberapa negara untuk mencari ketengan hidup. Salah satu negara yang ia kunjungi adalah Indonesia, tepatnya di Bali.

“Bali itu Pulau Surga, Pulau Cinta. Jadi Bali sangat cocok menjadi tempat weeding. Temukan cinta sejati dan menikahlah di Bali yang akan disambut dengan segala keindangan alam dan keunikan seni budaya serta keramahtamahan masyarakatnya,” ujar Emiliana Sri Wahjuni.

Ibu dari dua orang putri ini juga menemukan di media sosial banyak hastag atau tagar #WeddingInBali yang juga memberikan gambaran Bali menjadi tempat idaman bagi pasangan untuk melangsungkan pernikahannya dan menjadi tempat honeymoon (bulan madu) idaman.

“Jadi tidak hanya Work From Bali (WFB) tapi juga Wedding In Bali (WIB) dong. Di Bali itu banyak titik-titik tempat yang romantis, alamnya indah dan punya kesan tersendiri,” ujar srikandi PSI yang akrab disapa Sis Emil ini.

Baca Juga :
Tahun 2015, Badung Anggarkan 8 Milyar Untuk Pengadaan 21 Ribu Water Meter

“Hotel-hotelnya juga memadai keren banget dan sudah biasa buat event internasional. Baju adat Bali, tari-tarian khas Bali juga sangat menarik dan bisa menambahkan pengalaman tersendiri bagi pengantin,” tutur Sekretaris Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar ini.

Menikah itu sekali seumur hidup. Jadi buatkan momen yang romantis dan berkesan serta tidak terlupakan dengan menihak di Bali, Wedding In Bali (WIB).

“Boleh Anda dari mana saja tapi weddingnya, menikahnya tetap di Bali dong.,” ajak Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar yang membidangi kesehatan, pendidikan, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan, sosial dan tenaga kerja, kebersihan dan pertamanan, pariwisata dan lain-lain ini.

Untuk diketahui program pemerintah pusat yang mendorong Work From Bali (WFB) atau bekerja dari Bali sebagai salah satu upaya pemulihan perekonomian Bali khususnya juga membangkitkan pariwisata Bali disambut positif elemen masyarakat Bali.

Program Work From Bali (WFB) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI yang mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan BUMN untuk menjadikan Bali sebagai tempat diadakannya aktivitas. WFB ini diharapkan menjadi angin segar dan strategi jitu dalam pemulihan ekonomi dan pariwisata di Bali. (wid)