Denpasar (Metrobali.com)-

Bali Audex 2012 yang mengambil start di depan Hotel Sari Segara, Kedonganan, Kuta, Badung (3 Nop 2012) tepat jam 06.00 Wita dilepas oleh Sekretaris Umum FORMI Bali, Made Suantina. Peserta akan menempuh jarak 400 Km dengan rute Badung-Jembrana-Singaraja-Badung selama 3 Hari.

Bali Audex 2012, menurut Wayan Kertiyasa selaku koordinator acara ini, adalah event yang ke-empat kalinya dilaksanakan di Bali. Jumlah Peserta tahun ini, kata Kertiyasa, dibatasi hanya 150 orang yang berasal dari 8 Negara. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, bertujuan untuk meningkatkan kecintaan para peserta terhadap olehraga bersepeda, memperkenalkan keindahan Alam dan Budaya Bali secara langsung kepada para peserta yang datang dai berbagai negara, demikian imbuh Wayan Keriyasa.

Sementara itu Sekretaris FORMI Bali, Made Suantina, menyambut baik kegiatan ini. Karena selain ada unsur olah raganya juga ada unsur rekreasi guna memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan para peserta terhadap Budaya Bali. Cabang olah raga seperti ini masuk dalam kategori olahraga massal yang bernaung di bawah Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), guna mendapatkan pembinaan yang lebih intensif, demikian kata Suantina.

Ia berharap agar cabang-cabang olahraga rekreasi lainnya yang ada di Bali, baik olahraga massal, olahraga Tradisional, maupun olahraga modern,  agar segera bergabung dengan FORMI Bali. Hal itu dimaksudkan untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, demikian Suantina menegaskan.

Selanjutnya dikatakan bahwa FORMI Bali berencana  untuk event serupa di Tahun 2013 nanti akan terlibat lebih banyak. Bahkan ada rencana mengajak TAFISA untuk mengorgaiser kegiatan itu. Hal tersebut dimaksudkan sebagai ajang uji kesiapan Indonesia sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan Festival Olahraga Rekresai Tingkat Dunia di Tahun 2016 mendatang. Kita berharap Tahun 2013 nanti pesertanya akan lebih banyak lagi. MS-MB

Baca Juga :
DPRD Desak PDAM kota Denpasar Periksa Rutin Fasum