Jembrana (Metrobali.com)-
Kasus gigitan anjing di Desa Tegal Badeng Barat (TBB), Kecamatan Negara menambah kasus gigitan positif rabies di Kabupaten Jembrana. Sampel otak dua ekor anjing yang menggigit empat warga TBB sudah diterima Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana dan dinyatakan positif rabies.
“Hasil labnya kita terima Selasa (28/6/2022) kemarin sore dengan hasil positif rabies” ujar Kabid Kesehatan Hewan- Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa dikonfirmasi, Rabu (29/6/2022).
Ia sudah menduga hasilnya akan mengarah ke positif (rabies). Karena dari ciri-ciri yang didapat, anjing saat mengigit dalam kondisi sempoyongan.
Dengan tambahan kasus gigitan di Desa Tegal Badeng Barat menurutnya kasus gigitan anjing positif rabies dari bulan Januari sampai Juni 2022 sebanyak 136 kasus. Dan kasus ini tersebar di lima kecamatan yang ada di Jembrana.
Langkah selanjutnya, petugas di lapangan ditekankan untuk melakukan vaksinasi massal sesuai jadwal. Terlebih Jembrana telah mendapatkan 17.500 dosis vaksin rabies bantuan dari Provinsi Bali.
“Kami juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, termasuk hewan kurban menjelang Idul Adha pada 9 Juli 2022 akan datang” ungkapnya.
Kasus gigitan anjing di Desa Tegal Badeng Barat (TBB) terjadi pada Sabtu (25/6/2022) saat ada kegiatan upacara adat. Dua ekor anjing dengan kondisi sempoyongan tiba-tiba datang dan menggigit empat warga setempat.
Keempat korban dan satu diantaranya masih berusia 7 tahun sudah mendapatkan penanganan VAR. Sedangkan terhadap dua ekor anjing langsung dilakukan eliminasi dan diambil sampel otaknya untuk di uji lab di BBVET di Denpasar..
Data di Bidang Keswan-Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana dari Januari sampai Juni 2022 total tercatat 136 kasus dan tersebar di lima kecamatan di Jembrana. Diantaranya di Kecamatan Pekutatan 28 kasus, Mendoyo 38 kasus, Jembrana 25 kasus, Negara 24 kasus dan Melaya 22 kasus.
Sedangkan wilayah ditetapkan sebagai zona merah rabies di tahun 2022 sebanyak 42 desa dan kelurahan dari 51 desa dan kelurahan di Jembrana. Diantaranya 7 dari 8 desa di Kecamatan Pekutatan, di Kecamatan Mendoyo 10 dari 11 Desa dan Kelurahan, Kecamatan Jembrana 7 dari 10 desa dan kelurahan, di Kecamatan Negara dari 12 ada 9 desa dan kelurahan sebagai zona merah dan di Kecamatan Melaya dari 10 ada 9 desa dan kelurahan sebagai zona merah.
Pewarta : Komang Tole
Baca Juga :
Pangeran Andrew Digugat Lakukan Pelecehan Seksual