20150220_170422

Denpasar, (Metrobali.com) –

Walaupun telah bergulir cukup lama, polemik yang terjadi antara KPK dan POLRI masih menjadi topik hangat dikalangan masyarakat. Kasus yang tak kunjung menemukan titik terang ini membuat para mahasiswa melakukan berbagai aksi demi terselesaikannya kasus ini. Salah satunya dengan mengadakan aksi damai penggalangan tanda tangan bertajuk #JumatKramat yang diadakan oleh seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI).

“Nah ini ada aksi namanya Jumat Kramat, aksi serempak seluruh Indonesia dari BEMSI. BEM diinstruksikan untuk menggelar aksi di kotanya masing-masing terkait dengan permasalahan KPK POLRI yang sebenarnya kasusnya itu belum tuntas 100%”, ungkap Artadana mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana.

“Ada beberapa tuntutan yang memang ingin kita sampaikan, permasalahan agar cepat diselesaikan agar tidak meresahkan masyarakat, karena bagaimanapun juga yang menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri. Kita bukan subyek yang ikut bermain, kita tidak digiring untuk kesana, tetapi kita memang menyuarakan suara masyarakat, rakyat Indonesia yang memang resah karena adanya polemik seperti ini. Selain itu kinerja KPK dan POLRI menjadi terhambat”, ungkap Artandana yang juga merupakan koordinator dari aksi ini.

Aksi yang dilakukan di sekitar Kampus Unud Sudirman , Jumat (20/02) sekitar pukul 17.00 wita ini berjalan cukup lancar. Meskipun cuaca tidak cukup mendukung karena hujan lebat yang mengguyur sejak pagi hingga siang hari, tidak menyurutkan semangat para mahasiswa untuk mengumpulkan tanda tangan serta membuat petisi. “Awalnya kita akan mengadakan aksi ini di sisi utara Lapangan Puputan Badung, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya kami berinisiatif untuk melaksanakan aksi ini di sekitar Kampus Unud Sudirman”, ungkap Clara Listya Dewi selaku Presiden BEM Universitas Udayana. HAN-MB

Baca Juga :
Dinas Dinilai Lelet, Kepsek SMAN 1 Mendoyo Berbulan Bulan Tak Masuk