Klungkung ( Metrobali.com )
Kasus hilangnya ABG atas nama Ni Putu Wityastuti 13 warga jalan Patimura Gg IV nomor 4 Semarapura Tengah, Klungkung telah temukan jajaran Polsek Kota. Korban saat meninggalkan rumah pada Kamis ( 16/1 ) sekira pukul 11.00 wita tanpa pesan apapun kepada orang tua maupun karabatnya. Hilangnya korban oleh orang tua dilaporkan Sabtu ( 18/1 ) siang ke Polsek Kota.

Ditemukannya korban berkat kerja keras anggota Reskrim Polsek Kota yang dipimpin IPTU Wiastu Andrie . Selama seminggu Andrie melakukan penyelidikan dan melalui petunjuk IT bahwa posisi korban berada di wilayah negara. Selanjutnya pada hari selasa sekira pukul 12.00 wita anggota Polsek menuju Negara. Bekerjasama dengan Anggota Polres Negara, anggota yang dipimpin Andrie mencari keberadaan korban berdasarkan petunjuk yang ada.

Ketika dilakukan pencarian korban tidak semudah menelapakan tangan, butuh waktu selama 4 hari untuk mengintai korban dan pelaku. Tepat sekira pukul 17.00 wita korban ditemukan ditempat kos kosan yang ada di jalan Nakula, Nagara, namun teman lelakinya tidak berada karena telah mengetahui akan didatangi anggota Polisi. Untuk mengejar pelaku dengan bantuan dari anggota Polres Negara pelaku dicari kerumahnya dan  ditemukan selanjutnya korban bersama pelaku di keler ke Polsek Kota Klungkung.

Hari itu juga korban dan pelaku oleh anggota Reskrim Polsek Kota yang dipimpin IPTU Wiastu Andrie mengangkutnya ke Klungkung. Sekira pukul 23.00 wita anggota Polsek Kota bersama korban dan pelaku tiba dan langsung memasuki ruang penyidik.

Sementara ditemui di Polsek Kota Klungkung, pelaku mengaku bernama I Gede Hapyy Hetiawan 22 asal jln Sahadewa, banjar Baluk, Rening Negara. Menurutnya kenal dengan korban lewat FB dan dari perkenalan di dunia maya itu berlanjut saling tukar no telp. ” Saya kenal lewat FB kemudian saling tukar no telp ” akunya.

Baca Juga :
Situasi Wamena kondusif

Menurutnya komunikasi dilanjutkan saling SMS dan korban kepingin ketemu dengan dirinya. Pada hari raya Pagerwesi Rabu ( 16/1 ) korban bilang akan berangkat menemui dirinya. Sekira pukul 21.00 wita korban tiba di Negara dan dirinya sempat menjemput di terminal tidak ketemu, ternyata dari sms yang diterima korban minta dijemput disebuah Toko yang tidak jauh dari terminal.

Malam itu juga korban minta untuk dicarikan tempat kos. Selama ngekos di jalan Nakula pelaku mengaku hanya dua kali tidur dengan korban yaitu pada Kamis ( 17/1 ) dan pada Senin ( 21/1 ). ” Terus terang pak saya tidak pernah menyentuhnya ” aku pelaku.

Sementara dari keterangan korban saat di temui Metrobali.com mengakui kenal dengan pelaku di FB dan berlanjut tukar no telp. Berawal dari pelaku yang sempat mengirim foto lewat MMS, dari sana menurut korban dirinya kepingin ketemu. Tepat di hari raya Pagerwesi ( 16/1 ) sekira pukul 11.00 wita dirinya diam diam pergi dari rumah untuk menuju Negara, Itupun sebelumnya sudah SMS dengan pelaku.

Dengan menenteng tas warna coklat dan berbekal uang sebanyak Rp 45 ribu korban berangkat menuju terminal Galiran Klungkung. Dengan petunjuk dari pelaku lewat SMS korban disuruh naik Bus jurusan Padang Bai – Gilimanuk. ” Saya penasaran dengan pelaku karena foto yang dikirim membuat saya tertarik untuk menemui, itu juga atas petunjuk pelaku ” ujarnya.

Sementara Kapolsek Kota Kompol I Ketut Suarta membenarkan korban yang dilaporkan hilang sudah diketemukan di Negara. Sekarang pihaknya sedang meminta keterangan baik pelaku maupun korban, ujarnya.   Kami akan melakukan pendalaman kasus ini jika terbukti pelaku akan kita jerat UU no 332 KUHP yaitu melarikan anak dibawah umur diancam kurungan 7 tahun, imbuh Kapolsek.

Baca Juga :
Gerindra sesalkan imbauan MUI Jabar terkait #gantipresiden2019

Sementara ditemui di ruang kerjanya Kapolres Klungkung AKBP Dra Ni Wayan Sri YW, Sik mengatakan tertangkapnya pelaku di Negara ini wujud keseriusan Polres Klungkung terhadap kejahatan apa lagi korbannya anak dibawah umur, ujarnya.

Di himbau kepada orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anaknya terutama ketika BBM dengan temannya terlebih lawan jenis, karena anak sangat mudah terpengaruh dengan bujuk rayu sehingga mengikuti kemuan dari lawan jenis ketika BBM man, harapnya. Kapolres juga menyampaikan ucapan trimaksih kepada masyarakat yang senantiasa mendukung pekerjaan Polisi. SUS-MB