Cara Bijak Menjawab Pertanyaan ‘Mau Menjomblo Sampai Kapan?’
Hal tersebut membuat orang-orang di sekitar, baik teman maupun keluarga dekat tergelitik untuk bertanya soal pasangan. Terlebih lagi untuk para lajang yang sudah cukup lama tidak menjalin hubungan asmara, sehingga pertanyaan seperti ‘mana pacarnya?’, atau ‘mau menjomblo sampai kapan?’ seringkali menghampiri.
Bagi sebagian orang, pertanyaan tersebut sebenarnya tidak mengganggu. Tetapi ada tipe orang yang merasa sensitif jika harus terus-terusan berhadapan dengan pertanyaan seperti itu. Lalu bagaimana cara tepat untuk menjawabnya?
Psikolog Liza Marielly Djaprie menuturkan, jawaban atas pertanyaan seperti itu bergantung dari invidu masing-masing. Siapkan jawaban terbaik namun tetap ‘apa adanya’.
“Kalau memang tidak tahu, ya bilang saja tidak tahu. Tapi kalau ada target khusus, misalnya dalam tiga tahun ini ya silakan bilang. Tergantung dari orang tersebut, coba pikir apa jawaban terbaik, tapi tetap apa adanya,” papar Liza saat dihubungi Wolipop, Rabu (3/2/2016).
Ia melanjutkan, memang ada tipe orang yang agak risih saat ditanya pertanyaan yang sifatnya cukup pribadi tersebut. Tapi sebagai makhluk sosial yang masih bisa bersosialisasi dan menjalin hubungan sosial, pertanyaan seperti itu memang bisa muncul tiba-tiba sehingga harus bisa mempersiapkan diri.
“Kalau kita terlalu sensi dan menelan bulat-bulat pertanyaan itu nanti malah jadi sakit hati dan stres. Saran saya disikapi dengan diplomatis saja meski kita memang tidak bisa menghindari pertanyaan itu. Anggaplah kalau mereka hanya bercanda,” tutup psikolog empat anak itu (itn/itn) wolipop.detik.com
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.