Print

Denpasar (Metrobali.com)-

Pada tanggal 27 Februari, Flux Lifeground akan menjadi tuan rumah untuk pameran seni berjudul WONDER yang menampilkan karya lukisan cat minyak dari Santy Wai Zakaria. WONDER adalah pameran tunggal pertama Wai, pameran ini akan menyajikan lebih dari 25 karya, sebagian besar berupa lukisan cat minyak dan juga sekumpulan kecil karya ilustrasi digital. Pameran ini akan dibuka untuk umum sampai 12 Maret dari jam 10 pagi hingga jam 6 malam (Senin – Minggu).

Berspekulasi, mempertanyakan, merenungkan dengan rasa ingin tahu yang sangat besar – ini semua adalah definisi yang diberikan untuk kata Wonder. Wonder adalah alasan mengapa Wai melukis dan merangkul seni. Dia percaya bahwa membiarkan rasa ingin tahu menuntun pikiran dan tindakan adalah cara terbaik untuk mengeksplorasi dunia, dan kata Wonder inilah yang mengantar dirinya untuk melakukan pameran tunggal pertamanya.

Santy Wai Zakaria lahir pada tahun 1981 di Jakarta, Indonesia. Dia dibesarkan di Medan, Sumatera Utara, dikelilingi oleh perpaduan budaya Cina dan Batak. Kemudian ia kembali ke Jakarta untuk mengejar pendidikan di Desain Komunikasi. Setelah lulus, Wai bekerja sebagai art director di sektor retail dan komersial. Sekarang, Wai tinggal di pulau Bali.

Meskipun Wai selalu melukis sepanjang dia bisa mengingat, ia baru memulai menggunakan cat minyak sebagai media empat tahun lalu. Karya Wai merupakan wujud dari perspektif unik dirinya terhadap kenyataan yang ingin ia salurkan menjadi lukisan. Karya Wai sangat dipengaruhi oleh lingkungan di sekelilingnya, subjek lukisannya dan juga suasana hatinya. Dia menjelaskan bahwa setiap lukisan adalah hasil dari pertukaran energi yang terjadi selama proses penciptaan – dimulai dari suasana di studio, musik yang dipasang, wangi dan cuaca di hari itu, dan juga emosi dan koneksi yang dia dapatkan bersama dengan modelnya. Dia menempatkan ‘dunia’ penuh dengan ingatan ke dalam lukisannya. Setiap karya terasa berbeda dan juga sangat personal bagi Wai karena dia mengharapkan kejujuran dari masing-masing karakter model yang dia lukis bisa tertuang ke dalam kanvasnya.

Paparan pengetahuan dan teknik yang mendalam yang ia dapatkan dari gurunya atas seni tradisional Eropa adalah alasan mengapa karya Wai memiliki pengaruh besar dari pelukis Eropa seperti Rembrandt, Monet dan Matisse. Dia bercerita bahwa saat berdiri di depan karya mereka di Louvre, dirinya sangat tergugah oleh emosi mentah, cinta, kejujuran dan juga kerja keras para master tersebut dalam mencari pengetahuan atas teknik terbaik yang mereka masukkan ke dalam mahakarya mereka. Berdasarkan semangat yang sama, Wai berusaha untuk mencapai keseimbangan dalam karyanya dari sisi emosi dan juga implementasi teknik-teknik lukis yang paling mendasar seperti pencahayaan, warna, komposisi, perspektif, anatomi, rasio emas dan banyak lagi pengetahuan lainnya dalam menghasilkan karya yang menarik yang dipajang di pameran ini.

Brebekal pengalaman lebih dari 11 tahun sebagai ilustrator dan art director di industri kreatif, Wai merasa paling alami saat menggunakan cat minyak, sebagaimana terbukti dalam sapuan kuas yang keras dan bebas seperti yang terlihat dalam karyanya. Selain cat minyak, Wai juga bereksperimen dengan media lain seperti tinta dan arang di atas kertas dan juga cat akrilik. Inspirasi terbesar Wai dalam seni adalah manusia dan kejujuran yang mereka berikan. Selain itu, di waktu senggangnya, Wai sering membuat ilustrasi digital yang diinspirasikan oleh kehidupan sehari-hari dirinya bersama dengan anjing pesek kecilnya; beberapa di antaranya juga dipajang di pameran ini.

Wai percaya bahwa perjalanan seorang seniman adalah jalan yang tidak pernah berakhir dalam mencari kata damai di penjelajahan yang ia nikmati. Sejalan dengan tema pameran ini, dia percaya bahwa dengan membiarkan diri kita untuk selalu bertanya-tanya atas kemungkinan yang bisa terjadi dan membiarkan hal tersebut melampaui ketakutan pribadi atas ketidaktahuan, kita bisa membuka diri untuk tumbuh sebagai manusia. Wai berharap bahwa pameran tunggal ini akan membantu dirinya untuk maju ke tahap berikut dari perjalanan Wonder-nya; Bagaimanapun juga, rasa ingin tahu adalah hal utama yang mendorong pekerjaannya. RED-MB

 

Mari bergabung pada malam pembukaan tanggal 27 Februari dari 18:30-21:30 di Flux Lifeground (Jl Raya Kerobokan 88 -. Sebelah Arena Restaurant).

 

Let your curiosity out to play and let your mind give in to wonder.

 

Detail kontak:

Nama: Wai Santy

Website: itswai.wordpress.com

Email: kawaisachi@yahoo.com

Phone: 081934372599