Pelatihan Pecalang 1

Rai Mantra : Pecalang Sebagai Pendeteksi Dini Dari Permasalahan Yang Ada Di Kota

 

Denpasar (Metrobali.com)

Untuk lebih menumbuhkan serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dikalangan warga masyarakat khusunya pecalang yang ada di Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar mengadakan pelatihan pengendalian keamanan dan lingkungan bagi pecalang di Kota Denpasar, Kamis (18/6) di Gedung Santi Graha. Kegiatan ini di hadiri dan di buka langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan penyematan tanda perserta. Hadir juga dalam kesempatan ini anggota DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara, Kepala Kesbangpol Kota Denpasar Komang Sugiarta dan Kabag Kesra Kota Denpasar I Gst Bagus Mataram.

Pecalang diharapkan dapat sebagai pendeteksi dini dari permaslahan yang ada di Kota Denpasar, “Pecalang sebagai satuan pengamanan tradisional Desa Pakraman yang kini tidak hanya berperan sebagai pengaman dalam kegiatan adat dan agama Hindu saja melainkan juga sudah diikutsertakan sebagai salah satu unsur dalam pengamanan berbagai event-event Kenegaraan bersama-sama dengan instansi terkait lainya,” kata Walikota Denpasar Rai Mantra. Dimana pecalang sebagai bagian dari perangkat Desa pakraman yang menjadi garda terdepan dalam pelestarian budaya keamanan dan kenyamanan Budaya Bali dan pecalang akan menjadi cermin bagi keseluruhan masyarakat Bali yang selalu diharapkan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan serta ketentraman di wilayahnya masing-masing. Dan terutama pada bulan Juli 2015 ini, dikarenakan umat Hindu akan merayakan hari raya Galungan dan Kuningan serta umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri, maka selama hari raya besar tersebut harus menjadi perhatian kita semua guna menciptakan situasi kondisi yang kondusif.

Sementara Kepala Kesbangpol Kota Denpasar Komang Sugiarta mengatakan, kegiatan pelatihan di ikuti oleh 70 orang pecalang se-Kota Denpasar yang merupakan perwakilan dari masing-masing Desa Pakraman dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dimana bertujuan meningkatkan wawasan para pecalang di Kota Denpasar, agar tercapai pola pikir dan pola tindak yang sesuai dengan ajaran agama dalam menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga tidak mengganggu hak orang lain. Disamping itu juga untuk menjaga dan menjalin komunikasi antar pecalang dengan masyarakat serta aparat keamanan di Kota Denpasar sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang aman dan terkendali. RED-MB 

Baca Juga :
Cek Disini! Universitas Udayana Laksanakan Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Tiga Jalur Seleksi