Pemerintah Pusat Jangan Berikan Rakyat Bali Janji Palsu di Masa Pandemi, Supadma Rudana: Presiden Agar Berikan Bantuan Nyata dan Segera

Metro Bali
single-image

Foto: Anggota Komisi VI DPR RI/Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Dapil Bali, Putu Supadma Rudana (PSR), saat berbicara pada Rapat Paripurna DPR RI ke-17 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 dengan agenda Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 dilanjutkan Pelantikan Anggota Dewan Pengganti Antarwaktu DPR RI, Kamis (06/05/2021), di Jakarta.

Jakarta (Metrobali.com)-

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan Bali merupakan daerah yang paling terdampak dan terpuruk. Perekonomian yang selama ini tergantung pada sektor pariwisata luluh lantah.

Di sisi lain pemerintah pusat dianggap belum optimal dalam memberikan bantuan konkret kepada masyarakat Bali agar bisa bertahan di masa krisisi ini. Untuk itu Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Putu Supadma Rudana (PSR), meminta Pimpinan DPR RI mendesak Presiden Jokowi dan kementerian terkait agar segera mengalokasikan bantuan yang konkrit bagi masyarakat di Bali.

Hal itu disampaikan Supadma Rudana pada Rapat Paripurna DPR RI ke-17 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 dengan agenda Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 dilanjutkan Pelantikan Anggota Dewan Pengganti Antarwaktu DPR RI, Kamis (06/05/2021), di Jakarta.

Menurut Supadma Rudana yang juga Anggota Fraksi Demokrat DPR RI ini, ekonomi Bali mengalami kontraksi paling dalam dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Hal itu mengingat, perekonomian Bali yang ditopang sektor pariwisata mengalami keterpurukan signifikan akibat pandemi Covid-19.

“Saya selalu turun dan melihat kondisinya begitu parah dan terpukul, saya tidak mau masyarakat di Bali hanya di-php diberikan harapan palsu janji-janji palsu untuk diberikan bantuan tapi kami ingin secara konkrit berbagai mitra kerja atau berbagai kementerian yang hadir ke Bali secara komprehensif untuk membantu,” papar Supadma Rudana di hadapan Pimpinan DPR RI.

Baca Juga :
Buktikan Aksi Nyata Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Mantra-Kerta Bersurat ke Jokowi

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini mengatakan, dampak pandemi Covid-19 bagi kepariwisataan Indonesia khususnya di Bali sebagai destinasi utama kepariwisataan Indonesia, sangat signifikan. Pandemi Covid-19 menurut Supadma Rudana adalah pukulan telak bagi ekonomi di Bali tidak hanya bagi pelaku pariwisata namun juga bagi UMKM dan lainnya.

“Kami ingin pimpinan DPR langsung memberikan masukan kepada presiden agar memberikan bantuan konkrit, nyata dan segera, karena memang tahapannya sudah sangat sulit dan dampaknya begitu besar dan dalam bagi masyarakat di Bali,” harap politisi Demokrat yang akrab disapa PSR ini.

Disisi lain, Supadma Rudana di hadapan Pimpinan DPR RI juga menyoroti upaya penanganan dan pemulihan bagi masyarakat di NTT yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu. Menurutnya, bantuan dan evakuasi serta konsep rekonstruksinya agak terhambat, terlambat dan terkesan juga tidak mendapat fokus yang penuh.

“Kami ingin mengingatkan kembali agar segala proses bantuan proses evakuasi dan pada akhirnya rekonstruksi itu akan dilakukan lebih maksimal lagi untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” pungkas Supadma Rudana yang juga Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.