2014, Pemerintah Target 3.500 Pengawas Tenaga Kerja

single-image

Kuta (Metrobali.com)-

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menarget rekruitmen sebanyak 3.500 pengawas tenaga kerja pada 2014. Jumlah itu untuk memenuhi kriteria ideal pengawasan tenaga kerja. Saat ini, kata Muhaimin, jumlah pengawas tenaga kerja di Indonesia belum ideal.

“Saat ini jumlahnya 2.600 pengawas. Idealnya sekitar 3.500 sampai 5.000 pengawas. 2014 kita target 3.500 tenaga pengawas,” kata Muhaimin di sela acara “the 3rd ASEAN Labour Inspection Conference” di Pullman Hotel, Kuta, Rabu 3 Juli 2013.

Sistem pengawasan ketenakerjaan, sambung Muhaimin, terus mengalami perkembangan. Lantaran sistem yang terus berkembang, maka diperlukan peningkatan kapasitas building secara terus menerus.

Pertemuan tingkat ASEAN tersebut, kata Muhaimin, menambah konsolidasi sistem kerja yang lebih komprehensif.

“Oleh karena itu, dengan keterbukaan ekonomi kita dan dunia, sistem pengawasan terus berkembang di lingkup ASEAN dan dunia. Maka, kita saling belajar,” papar Ketua Umum PKB itu.

Indonesia, sambung Muhaimin, sudah sejak lama mengadopsi keputusan Konvensi ILO, termasuk terus menerus meningkatkan jumlah dan kualitas pengawas. Ia berjanji akan terus meningkatkan kualifikasi pengawas ketenagakerjaan.

Menurut Muhaimin, pentingnya peningkatan kapasitas pengawas tenaga kerja untuk memenuhi standar yang berlaku ASEAN. “Masing-masing menyesuaikan dengan standar internasional,” imbuhnya.

muhaimin tak menampik jika masih ada beberapa hal yang mesti dibenahi. Di antaranya, kata dia, adalah kualitas dan cara kerja tenaga pengawas. “Indikator dan ukuran selamat dalam pelaksanaan norma di tempat kerja. Banyak hal yang secara teknis perlu ditingkatkan,” demikian Muhaimin. BOB-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Teladani Sikap Presiden Menolak Gratifikasi

Leave a Comment

Your email address will not be published.