Denpasar (Metrobali.com)-
Sebanyak 1.884 siswa SMA/sederajat lolos menjadi calon mahasiswa baru Universitas Udayana tahun akademik 2013/2014 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Sebanyak 50 persen dari kuota jumlah mahasiswa baru di Universitas Udayana (Unud) pada program reguler diterima melalui jalur SNMPTN,” kata Rektor Unud Prof Dr Made Bakta, di Denpasar, Selasa (28/5).

Ia mengemukakan jumlah pendaftar pada jalur ini mencapai 16.396 orang. Pelamar terbanyak pada program studi Kedokteran yang mencapai 2.323 orang padahal kuota untuk Kedokteran pada SNMPTN hanya 100.

Demikian juga di program studi Ekonomi Akuntansi, jumlah pelamar mencapai 1.824 orang, sedangkan di Fakultas Hukum dari daya tampung 135, jumlah pelamar mencapai 876 orang.

Pelamar dalam jumlah yang tinggi juga di program Studi Keperawatan, dari 35 kursi yang tersedia, jumlah pendaftar mencapai 1.210 orang. “Memang cukup berat persaingannya,” ucapnya.

Secara umum, jelas dia, setiap tahun Unud menerima mahasiswa berkisar dari 3.500 hingga 4.000 orang. Di Unud, kursi yang tersedia untuk 44 program studi yang tersebar pada 13 fakultas. Sementara untuk seleksi penerimaannya tahun ini melalui dua jalur yakni jalur nasional dan mandiri.

“Untuk jalur nasional itu terbagi dalam dua kategori yakni lewat SNMPTN dengan kuota 50 persen dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 30 persen. Sedangkan mekanisme jalur mandiri melalui Penelusuran Minat, Bakat dan Kemampuan (PMDK) dengan kuota 20 persen,” katanya.

Bagi mereka yang sudah lulus SNMPTN, dilanjutkan dengan proses registrasi, tes kesehatan dan verifikasi berkas pada 18-19 Juni 2013. “Di saat yang sama yakni pada 18-19 Juni 2013 juga digelar tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN),” ucapnya.

Untuk penerimaan mahasiswa lewat PMDK, lanjut dia, kriteria penerimaannya merupakan gabungan antara sistem dalam SNMPTN dengan SBMPTN. Dengan kata lain, sebanyak 50 persen dari kuota mahasiswa PMDK berdasarkan nilai rapor dan prestasi, sisanya 50 persen lagi berdasarkan hasil ujian tertulis. INT-MB