Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Yan Widjaya Akui Khilaf Sebut Aura Kasih “Pabrik Dusu”

Metro Bali
single-image

Aura Kasih (Instagram/@spongebob)

Jakarta (Metrobali.com) –
Yan Widjaya mengaku khilaf saat menyebut penyanyi Aura Kasih sebagai “pabrik susu” dalam cuitannya beberapa waktu lalu di Twitter dan lantas dihapus.

“Saya sudah bilang maaf, karena khilaf,” kata Yan Widjaya saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Dalam akun Twitter-nya @yan_widjaya yang diunggah Rabu malam (21/8), Yan juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Aura Kasih.

“Mohon maaf pada Aura Kasih. Atas desakan banyak pembaca yang menuduh joke pabrik susu tidak santun, maka tweet tersebut aku delete,” kata Yan yang mengaku dirinya adalah seorang jurnalis sekaligus pengamat dan pengulas film.

Yan yang aktif mengulas film dalam media daring (online) “cek n ricek” itu juga menjelaskan sebenarnya dia hanya bercanda saat menyebut istri Eryck Amaral tersebut “pabrik susu”.

Dia merujuk pada ucapan sosok pemain sinetron Monica Oemardi yang menyebut payudara-nya sebagai “pabrik susu” semasa dia memberi ASI eksklusif kepada bayinya.

“Soal pabrik susu, pertama tercetus saat kusapa Monica Oemardi yang membawa bayinya ke lokasi syuting..” kata Yan.

Yan widjaya@yan_widjaya

Soal pabrik susu pertama tercetus saat kusapa MonicaOemardi yg membawa bayinya ke lokasi syuting. “Abis pabriknya kan aku bawa, jadi tiap 3 jam sekali mesti netein langsung, repot dikit ga pa2 drpd disimpan dlm botol,” kilahnya. Oh, gitu tho?!

View image on Twitter
26 people are talking about this

Yan mengaku niat awalnya menyebut Aura Kasih sebagai “pabrik susu” sesungguhnya adalah sebuah pujian.

“Sesungguhnya, itu adalah pujian yang tulus. Berbahagialah kaum ibu yang bisa memberikan ASI pada bayinya,” katanya. (Antara)

Baca Juga :
Pos-polisi di Jakarta dijaga ketat pasca bunuh diri Solo
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.