Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Warga Bali Menyemut Saksikan Parade Ogoh-Ogoh

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Warga dari berbagai wilayah di Bali dan Kota Denpasar, seolah ‘menyerbu’ areal Patung Catur Muka di pusat Kota Denpasar untuk menyaksikan parade 20 ogoh-ogoh (boneka berbentuk raksasa) terbaik hasil seleksi, Senin (11/3)  sore.
Pembukaan parade ditandai penyulutan obor oleh Ketua Panitia Pelaksana Parade Ogoh-Ogoh Kota Denpasar I Nyoman Astita.

Selanjutnya tiap ogoh-ogoh dari banjar (dusun) yang telah lolos seleksi diarak mengelilingi Patung Catur Muka dengan diiringi gamelan dan tarian, lengkap dengan kisah dari tema yang dibawakan.

Setiap banjar mendapat kesempatan menampilkan atraksi selama lima menit. Sebanyak 20 ogoh-ogoh tersebut merupakan perwakilan dari empat kecamatan di Kota Denpasar. Tiap kecamatan diwakili oleh lima ogoh-ogoh yang sebelumnya melalui rangkaian seleksi dan diumumkan pada 6 Maret 2013.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Parade Ogoh-Ogoh Kota Denpasar I Nyoman Astita, kriteria penilaian didasarkan pada komposisi, kreativitas dan ekspresi pada setiap ogoh-ogoh yang dibuat oleh masyarakat banjar.

“Kreativitas menyangkut kesesuaian antara tema yang diwujudkan dalam bentuk. Ada yang temanya bagus, namun bentuknya tidak tepat tentu tidak masuk dalam kriteria penilaian. Setiap ogoh-ogoh harus memiliki tema tertentu dengan tujuan untuk mengajak generasi muda mempelajari sastra agama,” ujarnya.

Tim penilai telah mendatangi sebanyak 169 Banjar. Banjar yang terpilih untuk mengikuti parade berhak atas dana pembinaan sebesar Rp8,5 juta. Baginya parade semacam ini sangat penting karena mengandung makna pendidikan karakter dan integritas sosial Warga yang antusias menyaksikan parade ogoh-ogoh pun tidak ketinggalan mengajak anak-anaknya. Tidak sedikit para orang tua yang harus memanggul buah hatinya agar dapat menyaksikan atraksi ogoh-ogoh di tengah berjubelnya penonton.

Di sana-sini juga terlihat para fotografer dan kameramen ikut merangsek mengabadikan atraksi ogoh-ogoh itu berbaur dengan warga Kota Denpasar.

Baca Juga :
BNPB Kembali Pasang 6 Sirine dan 54 Rambu Peringatan Bahaya di Gunung Agung

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan kepala satuan kerja perangkat daerah di pemkot setempat juga turut menyaksikan parade itu, nampak pula hadir Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya.

Pada parade tersebut, untuk Kecamatan Denpasar Selatan yang mendapat kesempatan adalah ogoh-ogoh dari Banjar Geladag, Dukuh Pesirahan, Pekandelan, Sasih, dan Puseh Kauh. Sedangkan Kecamatan Denpasar Timur merupakan ogoh-ogoh dari Banjar Kedaton, Sima, Pande, Tanjung Bungkak Kaja, dan Abiankapas Tengah.

Sementara dari Kecamatan Denpasar Utara yakni perwakilan Banjar Sedana Merta, Belaluan Sadmerta, Batur, Belong Gede, dan Kedaton. Kecamatan Denpasar Barat merupakan ogoh-ogoh dari Banjar Beraban, Sebelanga, Titih, Pemeregan, dan Buagan. INT-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.