Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Wakil Bupati Badung Sidak Pelayanan Publik

Metro Bali
single-image
Wakil Bupati Badung Sidak Pelayanan Publik
Mangupura (Metrobali.com)-
 
                Wakil Bupati Badung, I Made Sudiana menggelar sidak ke beberapa instansi yang melaksanakan Pelayanan publik, Senin (20/10). Sidak ini guna melihat secara langsung proses pelayanan kepada masyarakat termasuk kehadiran/disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Turut mendampingi Kepala BKD Diklat, I Gede Wijaya, Kepala Sat. Pol.PP Ketut Martha serta dari Inspektorat Kabupaten Badung. Sidak pertama dilakukan di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), dilanjutkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Pesedahan Agung dan terakhir melakukan sidak di DinasKependudukan dan Catatan Sipil.
Wakil Bupati, I Made Sudiana mengungkapkan, sidak ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan aparat, melainkan berorientasi pada penegakan disiplin PNS. “Disiplin akan menentukan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena displin itu merupakan bagian penting dalam suatu team work,” ungkap Sudiana.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sudiana juga berkesempatan melakukan dialog dengan masyarakat yang sedang menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan. Setelah selesai melakukan sidak dibeberapa instansi tersebut, Sudiana mengatakan, disiplin aparat masih perlu ditingkatkan. “Pimpinan instansi harus bertanggung jawab terhadap disiplin bawahannya, berikan contoh disiplin kepada bahawannya serta pimpinan harus mempunyai komitmen yang kuat untuk menegakkan disiplin pada instansi yang dipimpinnya. Saya menghimbau kepada seluruh pegawai agar bisa menegakkan disiplin dan bisa memberikan contoh kepada masyarakat,” imbahnya.
Sudiana juga bertekad untuk melakukan pembenahan terkait pelayanan public kepada masyarakat sehingga keluhan-keluhan masyarakat yang diterima baik secara langsung maupun melalui Sosmed (FB), seperti adanya pelayanan yang bersifat diskriminasi dapat dihilangkan. “Untuk pembenahan, kedepannya perlu adanya keseriusan dan tanggung jawab semua pihak, mulai dari atasan sampai bawahannya. Mari kita jadikan koreksi ini sebagai semangat untuk terus melakukan pembenahan demi terciptanya pelayanan public yang baik di Kabupaten Badung,” tambahnya. RED-MB 
Bagikan :
Baca Juga :
Penderita HIV/Aids Di Buleleng Tembus Angka 2.251, Balita 20 Orang

Leave a Comment

Your email address will not be published.