Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Wabup Suiasa Resmikan Gedung Serba Guna Banjar Uma, Kapal

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa meresmikan Gedung Serba Guna berlantai dua Lingkungan Banjar Uma Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung ditandai penandatanganan Prasasti Senin (11/3)/MB

Mangupura, (Metrobali.com) –

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa meresmikan Gedung Serba Guna berlantai dua Lingkungan Banjar Uma Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung ditandai penandatanganan Prasasti Senin (11/3). Pembangunan ini mendapat dukungan dana dari Pemkab. Badung sebesar Rp. 2 M.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Lurah Kapal I Nyoman Sudiarta, serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa sangat mengapresiasi, krama Banjar Uma Kapal telah mampu membangun gedung serba guna. Tempat ini dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan paruman, keagamaan, kegiatan sekaa duka, adat dan yang lainnya. “Krama Banjar Uma telah memiliki tempat yang refresentatif, sehingga kegiatan  keagamaan, adat, upacara-upacara, aktivitas dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat untuk ikut menyaksikan proses upacara serta melihat secara langsung sejauhmana bantuan yang diberikan dapat terealisasi secara fisik, baik segi bagunan maupun kualitasnya. “Kami juga ingin memastikan sejauhmana pembangunan gedung serbaguna Br. Uma yang dilakukan oleh masyarakat. Kami berharap dengan gedung ini dapat bermanfaat serta difungsikan sebaik-baiknya sehingga saling menguatkan rasa menyama braya di lingkungan bebanjaran, desa dan anggota krama banjar,” imbuhnya.

Ketua Panitia selaku prajuru adat Br. Uma Kapal I Wayan Sukarya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah membantu sebesar Rp. 2 M, sehingga bangunan fisik gedung serbaguna dapat diselesaikan. Untuk tingkat karya saat ini melalui karya panca budha seperti pecaruan untuk membersihkan bagungan yang dipuput dua sulinggih. Untuk anggaran upacara kurang lebih sebesar Rp. 120 juta melalui dana masyarakat. “Kami warga Uma Kapal sebanyak 175 KK, akan memanfaatkan dan memelihara bangunan ini dengan baik untuk kegiatan sosial dan keagamaan, ” tambahnya.

Baca Juga :
Ditanya Dapat WTP, Cok Ace Berkilah : Lima Tahun Belum Cukup Sebagai Indikator

Sumber: Humas Pemkab Badung

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.