Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Wabup. Suiasa Mendem Pedagingan di Pura Dalem Pekraman Kelod, Kekeran

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Karya Mamungkah, Ngentag Linggih, Padudusan Agung dan Tawur Gentuh sekaligus mendem pedagingan di Pura Dalem, Pakraman Kelod, Desa Adat Kekeran, Senin (26/8)/MB

Mangupura, (Metrobali.com) –

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mendem pedagingan di Pura Dalem, Pakraman Kelod, Desa Adat Kekeran, Senin (26/8). Upacara ini merupakan rangkaian Karya Mamungkah, Ngentag Linggih, Padudusan Agung dan Tawur Gentuh yang puncaknya dilaksanakan nanti tanggal 30 Agustus 2019. Karya ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung melalui dana hibah sebesar Rp. 2 Milliar.

Turut hadir, anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, DPRD Badung Dapil Mengwi I Nyoman Satria dan Edi Sanjaya, Kabid Kebudayaan IB Agung, Camat Mengwi I Gst Ngr Jaya Saputra serta unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Kekeran I Nyoman Suarda, Bendesa Adat Kekeran Wayan Sukandia dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut Wabup. Suiasa sangat mengapresiasi krama yang sudah benar-benar melaksanakan yadnya dengan baik sebagai swadarma umat Hindu. Pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya di Desa Adat Kekeran yang sedang melaksanakan karya memungkah, nganteg linggih pedudusan agung, tawur gentuh, dan mendem pedagingan. “Yadnya ini sangatlah utama, sebagai rasa bhakti kita kepada Tuhan Hyang Maha Esa, mari laksanakan dengan hati yang tulus ikhlas,” ungkapnya.

Bendesa Adat Kekeran, I Wayan Sukandia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung, khususnya Wakil Bupati Badung, yang sudah sangat membantu karya memungkah ini. Diharapkan melalui karya ini krama Desa Kekeran selalu dapat menjalankan konsep Tri Hita Karana, keharmonisan dengan Hyang Widhi, sesama krama dan dengan lingkungan.

Sumber: Humas Pemkab Badung

Bagikan :
Baca Juga :
Gubernur Pastika Ingatkan Para Orang Tua Waspadai Kejahatan Pedofilia

Leave a Comment

Your email address will not be published.