Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Truk Muat Ikan Terguling, Pemudik Tabrak Pelajar

Metro Bali
single-image

Truk bermuatan ikan terguling di hutan Klatakan, Melaya, Jembrana, Rabu

Truk bermuatan ikan terguling di hutan Klatakan, Melaya, Jembrana, Rabu (29/6).

Jembrana (Metrobali.com)-
Dalam sehari dua lakalantas terjadi dijalur Denpasar-Gilimanuk Kabupaten Jembrana, Bali.l, Rabu (29/6).

Lakalantas pertama dialami sebuah truk bermuatan ikan terguling di hutan Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, sekitar pukul 15.30 Wita, dan pemudik nabrak pelajar SMP di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, sekitar pukul 16.00 Wita.

Tidak terjadi korban jiwa dalam lakalantas tersebut, namun Made Winda Puspayanti (14) pelajar SMPN 3 Mendoyo mengalami patah tulang kaki.

Informasi Rabu (29/6), truk dengan nopol N 8698 US yang dikemudikan Suari (42) asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, datang dari arah timur (Denpasar) hendak menuju ke Gilimanuk.

Tiba di TKP hutan Klatakan, Melaya tiba-tiba ban depan sebelah kiri pecah dan truk oleng kemudian terguling ke kiri. Dari kejadian tersebut empat ton ikan yang akan dikirim ke Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur berhamburan. Lakalantas tetsebut diduga karena sopir tidak mampu menguasai laju truk.

Lakalantas kedua terjadi di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo di depan candi bentar menuju Parkir Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi. Kejadian sekitar pukul 16.00 Wita ini antara sepeda motor dengan sepeda motor.

Dari kejadian tersebut Made Winda Puspayanti (14) pelajar SMPN 3 Mendoyo asal Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo mengalami patah kaki kiri.

Made Winda Pudpayanti dan Muhamad Misnanto saat dirawat di RSUD Negara

Made Winda Puspayanti dan Muhamad Misnanto saat dirawat di RSUD Negara, Rabu (29/6)

Sedangkan Muhamad Misnanto (34), pemudik asal Probolinggo, Jawa Timur mengalami luka-luka pada tangan dan kaki. Sementara Yanto yang dibonceng Muhamad Misnanto, hanya mengalami luka lecet pada kaki. Ketiganya kemudian dilarikan ke RSUD Negara untuk mendapakan pengobatan.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Adi Sulistyo Utomo seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi Rabu (39/6) membenarkan adanya kedua lakalantas tersebut. MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Pastika Harapkan Kegiatan Keagamaan Banyak Digelar di Pura

Leave a Comment

Your email address will not be published.