Truck Bermuatan Dedak Terjungkal

Metro Bali
single-image

Klungkung ( Metrobali.com )-

Jalur Banjarangkan, Klungkung menuju Tembuku, Bangli Jumat ( 7/6 ) sementara waktu putus tidak bisa dilalui. Pasalnya diperbatasan Desa Bakas – Desa Nyalian ranmor Truck bermuata Dedak terjungkal di tengah jalan. Diketahui Truck DK 9451 E ýang dikemudikan Mufaat 32 asal Desa Kediri, Lombar mengalami Out Coutrol Jumat ( 7/6 ) sekira pukul 06.00 wita. Akibat dari Out Control tersebut bahan baku berupa Dedak yang diangkut dimuntahkan di tengah jalan.

Terpantau di TKP truk terjungkal menutup jalur Bakas – Nyalian hingga membuat pengguna jalan harus melalui jalur memutar yang ada di prepatan Bakas. Jajaran Sat Lantas Polres Klungkung bersama anggota Polsek Banjarangkan mengamankan jalur tersebut untuk diarahkan ke barat.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Slamet HS mendapat laporan dari masyarakat langsung turun ke lapangan untuk mengalihkan arus kendaraan yang hendak menuju desa nyalian begitu juga sebaliknya. ” Kita mendapat informasi ada ranmor truk mengalami out control di tengah jalan jurusan desa bakas ke nyalian langsung turun kelpangan, ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Banjarangkan AKP I Putu Ardana. Menurutnya sekira pukul 06.30 wita turun ke TKP bersama anggota sat lantas untuk mengamankan TKP karena jalur tersebut tidak bisa dilalui. ” Ya untuk sementara kendaraan yang hendak menuju desa Nyalian atau Tembuku kita alihkan dari perempatan desa Bakas ke barat yang tembus desa Nyalian ” ujarnya yang didampingi Kasat Lantas.

Sementara terpantau karung berisi dedak sedang dipindahkan buruh ke truk yang disiapkan. Menurut sang sopir truck yang mengaku dirinya datang dari Lombok Barat mengangkut dedak sebanyak 9,8 ton. Sekira pukul 0530 wita tiba di pelabuhan padangbai langsung menuju Tembuku Bangli. Namun begitu tiba di TKP tepat depan Pura Melanting, truk yang dibawanya tiba tiba rem tangan blong dan jalur yang dilalui menanjak, karena dibelakang truk dilihat banyak mobil yang parkir akhinya drinya mengambil keputusan untuk menabrak batu yang ada di depan percis depan pura sebelah kiri.

Baca Juga :
Koster Ingin KBS Jadi Proyek Percontohan Jaminan Kesehatan di Indonesia

Sementara sekira pukul 11.00 wita mobil derek datang. Tiba di TKP antara sopir truck dengan pemilik mobil derek sempat terjadi tawar menawar terkait ongkos membalikkan truck agar kembali tegak. Polisipun tidak mau ikut campur masalah tersebut hanya menyarankan kepada sopir truck untuk lebih cepat menyingkirkan kendaraannya agar tidak terlalu lama terlentang ditengah jalan. Baru sekira pukul 13.00 wita truck yang mengalami Out Control tersebut bisa dibalikan dan disingkirkan dari tengah jalan. Jalur jurusan bakas – nyalian itupun sudah kembali normal. SUS-MB

Bagikan :
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Leave a Comment

Your email address will not be published.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});