Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Toreh Prestasi Gemilang, Gubernur Koster Apresiasi Kemajuan Atlet Xiangqi Bali

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Gubernur Koster menerima audensi rombongan Persatuan Xiangqi Indonesia (Pexi) Provinsi Bali di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (18/7)/MB

Denpasar, (Metrobali.com) –

Gubernur Bali Wayan Koster apresiasi dan dukungan perkembangan cabang olahraga xiangqi (catur gajah) di Bali yang telah berhasil mengukir prestasi gemilang tingkat nasional.

Hal itu terungkap saat Gubernur Koster menerima audensi rombongan Persatuan Xiangqi Indonesia (Pexi) Provinsi Bali di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (18/7).

“Selaku Pimpinan Daerah yang berkomitmen menjaga seni, budaya dan adat istiadat Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, saya pun mendukung permainan ini sebagai salah satu kebudayaan yang mewarnai keanekaragaman budaya Bali,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini kemudian berharap agar permainan tradisional asli Bali  yang mengandung unsur olahraga juga bisa berkembang seperti halnya xiangqi. Setidaknya lanjut dia, dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

“Melalui momen ini, saya juga berharap permainan tradisional juga dibantu dikembangkan. Jika bisa dimainkan di tingkat nasional, itu bagus sekali. Saya kira banyak sekali permainan tradisional yang mengandung unsur olahraga. Di samping sebagai bentuk pelestarian, ini juga bisa menjadi peluang baru daya tarik bagi sektor pariwisata,”terang Gubernur Koster.

Pada kesempatan itu, Ketua Pexi Bali Awaludin Ahai menyampaikan tujuannya beraudensi dengan Gubernur. Pihaknya bermaksud mengundang Gubernur Koster untuk membuka acara Musyawarah Provinsi (Musprov) Pexi Bali yang akan digelar dalam dekat ini.

Dengan kehadiran Gubernur selaku Pimpinan Kepala Daerah diharapkan dapat memompa semangat para atlet makin giat menggeluti olahraga ini untuk mencetak berbagai prestasi.

Òlahraga xiangqi yang termasuk permainan tradisional ini menurut Ahai telah diakui KONI Bali sejak tahun 2017.   Meski baru tiga tahun mendapat pengakuan, para atlet xiangqi Bali telah berhasil menorehkan berbagai prestasi gemilang.

Baca Juga :
Koster Siapkan Solusi Kebutuhan Air Bersih di Kintamani

Puncaknya terjadi pada Kejurnas 2018 dengan berhasil menyapu bersih semua medali untuk kategori junior putra. Atas prestasi itu, sejumlah atlet Pexi Bali akan diikut sertakan pada kejuaraan dunia di Vietnam.

Sementara untuk kepengurusan, Pexi Bali telah memiliki kepengurusan di tingkat kabupaten/kota se-Bali.

Untuk diketahui, xiangqi sendiri merupakan permainan catur asal Tiongkok yang dimainkan oleh dua orang dan termasuk dalam permainan papan berstrategi sekelompok dengan catur, shogi dari Jepang, dan janggi dari Korea.

Arti kata xiangqi secara harfiah berarti adalah “catur gajah”. Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah xiang (gajah).

Ada sedikit keunikan dalam permainan ini adalah adanya bidak meriam, yang memiliki gerak mirip dengan bidak benteng, tetapi jika hendak menyerang bidak ini harus melompati satu bidak lain, baik bidak musuh maupun bidak kawan.

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.