Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

TNI dan Wartawan Telah Jadi Korban : SMB-AK Dukung Pengusutan Kekerasan dan Premanisme

Metro Bali
single-image

Singaraja (Metrobali.com)-

                SMB-AK (Solidaritas Masyarakat Bali Anti Kekerasan) mendesak Polres Buleleng, mengusut teror bom molotov di rumah Gde Harja Astawa, SH, advokat yang belakangan dikenal membela tanah setra Karang Rupit Desa Temukus, Buleleng.  SMB-AK yakin, polisi pasti sanggup mengusut para pelaku teror, sebab teror bom Bali 2002 yang alat-alat buktinya hampir tidak tercium jejaknya, ternyata sanggup diungkap Kepoisian. Demikian penegasan Ketua SMB-AK, Made Dewantara Endrawan, SH, usai membentuk organisasi  sebagai solidaritas bagi Gde Harja Astawa dan korban kekerasan lainnya, Jumat (12/7).
                ”Premanisme dan kekerasan bukanlah soal enteng dan menurut analisa para ahli, mereka tidak mungkin bertindak gegabah, kalau tidak ada yang membekingi. Untuk diingat saja, kekerasan dan premanisme di Bali telah menjadikan oknum TNI sebagai korban, yang kehilangan nyawa ketika terjadi ricuh di sebuah tempat hiburan di Denpasar. Korban lainnya adalah wartawan, termasuk wartawan yang kehilangan nyawa karena kekerasan,” ujar Endrawan.
                Karena itu, SMB-AK minta Kepolisian serius dan tuntas mengusut kekerasan dan premanisme dan tidak pernah menyerah menindak aksi-aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat tersebut.
                ”Kami sangat prihatin dan khawatir, kalau tidak diungkap tuntas, dan pelakunya tidak ditangkap dan diberi sanksi hukum yang setimpal, si pelaku akan merasa kebal hukum, apalagi kalau ada bekingnya. Orang lain bisa meniru model-model kekerasan dan premanisme, karena yakin tidak akan bisa diusut, dan pasti masyarakat akan resah,” ujar Endrawan.
                Endrawan menyatakan, dalam waktu dekat, SMB-AK akan beraudiensi dengan sejumlah instansi, guna menyampaikan dukungan, agar kasus-kasus itu diusut tuntas. ”Kami minta polisi mengusut, walaupun misalnya ada orang yang jadi beking dari teror bom molotov itu,”katanya.  DW-MB
Bagikan :
Baca Juga :
Bakal Paslon SURYA Menolak dan Menggugat Keputusan KPU Buleleng
3 Comments
  1. Avatar
    Laskar Peceng-Perot 6 years ago
    Reply

    Kita mendukung Ketua SMB-AK, Made Dewantara Endrawan, SH karena persolan tersebut bagaikan ditelan Bumi atas kekerasan dan premanisme di Bali sehingga sampai jatuh korban.sukseme !

  2. Avatar
    ngah lacur 6 years ago
    Reply

    setujuuuuu,, sikat babat premanisme,, bali cinta damai,, bukan hukum rimba..

  3. Avatar
    kadek damai 6 years ago
    Reply

    Jangan sampai nanti sudah di sidang dan di jatuhi hukuman tapi hukumannya tidak dijalankan karena ada backing yang kuat . Sambel dengkel vonis hakim hanya sebagai formalitas . Mari hidup damai sesuai makna kearifan lokal masy bali “Tri Hita Karana”

Leave a Comment

Your email address will not be published.