Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tiga Pasang Cagub Bali Lolos Tes Kesehatan

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Hasil pemeriksaan kesehatan terhadap tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilgub Bali telah diserahkan Tim Pemerika Kesehatan  Cagub Cawagub Pilgub Bali melalui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali. Hasilnya, ketiga kandidat yakni pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta), AA Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) dan Gede Winasa-Putu Sudiartana (Widi), dinyatakan lolos tes kesehatan atau mampu secara jasmani dan rokhani untuk memimpin Bali.

“Dari rapat yang kita gelar dengan tim tes kesehatan para calon Gubernur dan Wakil Gubernur meyatakan semua calon mampu secara jasmani dan rohani untuk memimpin. Dan hasil tes ini telah ditandatangani oleh  Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Cagub dan Cawagub Pilgub Bali 2013,” kata Ketua KPU Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa didampingi Ketua Pokja Pencalonan Pilgub Bali KPU Bali Ni Putu Ayu Winariarti usai sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2013 tetang Pencalonan  DPD, di kantor KPU Bali, Jumat 22 Maret 2013.

Namun, kata Lanang, hasil itu baru menyatakan bakal calon lolos dari segi kesehatan. Sedangkan kepastian bakal calon apakah lolos sebagai calon dari keseluruhan persyaratan baru akan diumumkan 29 Maret mendatang.

“Pada 25 Maret nanti kami akan melakukan rapat mengenai hasil verifikasi berkas pencalonan cagub-cawagub dan berkas dukungan parpol. Lalu tanggal 29 kami umumkan para bakal calon ini lolos atau tidak. Lalu tanggal 30 Maret akan dilakukan pengundian nomor urut,” paparnya.

Sayangnya, hasil secara detail pemeriksaan kesehatan itu dirahasiakan. Hasil yang diserahkan ke KPU  hanya berupa kesimpulan apakah cagub dan cawagub itu layak atau tidak dari segi kesehatan. Terkait hal itu,  Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Cagub dan Cawagub Pilgub Bali 2013, Prof. Dr. dr Ketut Suwitra sebelumnya  mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan itu memang dirahasiakan dan tidak boleh dibuka ke publik. Hal itu untuk menjaga kerahasian jabatan. “Kami tidak boleh mengumunkan calon A sakit apa karena itu menyangkut rahasia jabatan. Kalaupun diancam dibunuh pun kami akan pertahankan informasi itu,” tutupnya. BOB-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Sejumlah Ekspatriat di Jakarta Perlakukan Buruk PRT

Leave a Comment

Your email address will not be published.