Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tertimpa Pohon Santen, Suartama Beserta Dua Anaknya Dilarikan ke RSUD Karangasem

Metro Bali
single-image

Karangasem, (Metrobali.com) –

I Nyoman Suartama beserta dua orang putranya dilarikan ke UGD RSUD Karangasem setelah tertinpa pohon saat melintas dijalan raya Banjar Dinas Belubuh, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem pada Minggu sore (09/02/2020).

Informasi yang diperoleh ketika peristiwa naas itu terjadi diwilayah tersebut sempat diguyur hujan dan amgin kencang. Diduga kondisi tersebutlah yang mengakibatkan pohon santen yang ada dipinggir jalan tumbang.

Sialnya, disaat yang bersamaan muncul Nyoman Suartama, pria asal Banjar Dinas Kangin, Desa Seraya Timur, Karangasem yang mengendarai sepeda motor dengan membonceng dua orang anaknya yaitu I Gede Suastika yang berstatus pelajar SD dan I Nyoman Sukamayasa masih duduk dibangku TK.

Pohon menimpa ketiganya, setelah insiden tersebut terjadi, dibantu warga sekitar ketiga korban langsung dilarikan kerumah sakit umum daerah Kabupaten Karangasem untuk mendapatkan pertolongan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada bagian wajah serta dipasangi gips pada bagian lehernya.

Sementara kedua anaknya,  I Nyoman Sukmayasa juga mengalami luka lecet dan dipasangi gips dileher serta dalam keadaan tidak sadarkan diri dan I Gede Suastika hanya mengalami luka ringan bahkan sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Pohon tumbang diduga akibat hujan disertai angin kencang yang menerjang wilayan tersebut. Kayu roboh kebadan jalan dan menimpa pengendara, sempat juga membuat kemacetan dijalur tersebut sebelum akhirnya anggota melakukan pembersihan,” terang Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa. (SUA)

Bagikan :
Baca Juga :
Kejuaraan Bola Volly Puputan Klungkung Cup 2015 Dimenangkan Club Srinadi

Leave a Comment

Your email address will not be published.