Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Terkait Tanah Diratakan, Pemilik Berdalih Untuk Tanam Pepaya

Metro Bali
single-image


Jembrana (Metrobali.com)-

Aktifitas proyek bodong berupa penataan lahan dengan alat berat di Desa Tegal Badeng Barat, pihak pemilik lahan sekaligus pengelola berdalih untuk perkebunan pepaya. 

 Wayan Suardana, pemilik lahan, saat dikonfirmasi, Kamis (26/12) menampik dugaan masyarakat akan dibangun perumahan, namun menurutnya lahan tersebut akan digunakan perkebunan dengan ditanami pohon pepaya. “Lokasi tanahnya jelek, jadi saya ratakan dengan alat berat” ujarnya.

 Suardana mengaku membeli tanah tersebut seharga Rp 15 juta per are dari pemilik lama. Kemudian untuk penataan tanah diserahkan kepada pemborong bernama Kanyo, yang juga langsung akan mengurus izin. “Saya tidak tahu prosesnya, saya serahkan pada pemborong” ujarnya.

 Terkait kerusakan jalan desa Tegal Badeng Barat akibat keluar-masuk kendaraan proyek, Suardana mengaku akan segera melakukan perbaikan. “Nanti akan segera kami perbaiki, termasuk membuat gorong-gorong” tandasnya.

 Sementara, Perbekel Tegal Badeng Barat, Made Sudiana mengaku tidak tahu-menahu status proyek yang dikeluhkan warga. Menurutnya pihaknya hanya mendapat permakluman dari pelaksana proyek.

 Dan setelah dikeluhkan warga, ia mengaku langsung menyetop aktifitas proyek tersebut untuk sementara waktu. “Saya tidak tahu kenapa disana ada alat berat. Saya lalu cek soal izin, karena tidak ada izin, lalu saya hentikan dulu” pungkasnya. MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Polri Sebut Ada 8 Kelompok yang Bermain di Bentrok 21-22 Mei

Leave a Comment

Your email address will not be published.