Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Terkait Dugaan Korupsi, Pidsus Kejari Jembrana Geledah Kantor Dinas Perhubungan

Metro Bali
single-image

Tim Satgas Khusus Korupsi Kejari Jembrana saat menggeledah ruangan Bidang Perhubungan

Pidsus Kejari Jembrana Geledah Kantor Dinas Perhubungan, Selasa (20/6)

Jembrana (Metrobali.com)-

Kantor Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, Selasa (20/6) digeledah Tim Satgas Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana.

Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk tahun 2016. Selain Kantor Dinas, dalam waktu bersamaan penggeledahan juga dilakukan di Kantor Terminal Manuver Gilimanuk.

Kasus yang sudah masuk tahap penyidikan Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jembrana ini diindikasi merugikan Negara hingga ratusan juta rupiah.

Pengamatan Selasa (20/6), Tim Satgas Khusus Pemberantasan Korupsi Kejari Jembrana datang sekitar pukul 10.00 Wita. Dari penggeledahan di ruangan Bagian Perhubungan selama tiga jam itu tim menyita 28 berkas.

Sebelumnya, Tim yang dipimpin Kasi Pidsus, Made Pasek Budiawan dan Kasi Pidum, Putu Eka Sabana Putra ini sempat menemui Kepala Dinas dengan membawa surat perintah penggeledahan.

Kasi Pidsus Kejari Jembrana, Made Pasek Budiawan, Selasa (20/6) mengatakan penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk.

“Untuk tersangka belum. Kami masih mengumpulkan berkas alat bukti. Saksi-saksi juga sudah kami mintai keterangan” jelas Pasek Budiawan.

Dari penggeledahan di Kantor Parkir Manuver Gilimanuk. tim yang dipimpin kasi Intel Kejari Jembrana Ariyo Dewanto juga mengamankan sejumlah berkas. dan sekitar enam karung yang merupakan karcis-karcis untuk retribusi masuk di Terminal Manuver.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa membenarkan adanya penggeledahan dan penyitaan berkas dari ruangan Bidang Perhubungan dan Kantor Parkir Manuver Gilimanuk.

“Itu terkait laporan tahun 2016 semasih dinas lama. Perhubungan bergabung ke Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan tahun 2017 sejak penyesuaian OPD baru” ungkapnya.

Untuk diketahui, retribusi Terminal Manuver berada sebelum pintu loket masuk Pelabuhan Gilimanuk. Pungutan dilakukan terhadap kendaraan yang akan keluar Bali.MT-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Indonesia optimalkan kuliner sebagai alat promosi pariwisata

Leave a Comment

Your email address will not be published.