Terjebak di Ngurah Rai, Pemudik Shalat Ied di Masjid Bandara

Metro Bali
single-image

Bandara Juanda1

Denpasar (Metrobali.com)-

Ratusan pemudik terpaksa merayakan Idul Fitri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Gara-garanya, pesawat yang sedianya mengantar mereka ke Surabaya, Jawa Timur terpaksa batal terbang akibat erupsi Gunung Raung. Bandara Juanda Surabaya ditutup.

Pemudik pun terpaksa shalat Ied di Masjid Al-Ikhlas di lingkungan bandara.

Bambang, salah seorang petugas bandara menuturkan, untuk kali pertama masjid di lingkungan bandara itu penuh sesak oleh jamaah. “Jamaah meluber di masjid. Mereka adalah pemudik yang sejak semalam masih tertahan di bandara akibat penutupan Bandara Juanda,” kata Bambang saat dihubungi, Jumat 17 Juli 2015.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sejak semalam menerima pemberitahuan jika Bandara Juanda ditutup hingga pukul 12.00 WITA hari ini. Maka, fasilitas ibadah bagi umat Muslim pun disiapkan.

Sementara itu, Co. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ngurah Ardita menuturkan, pihaknya masih terus berkoordinasi mengenai penutupan bandara ini.

“Kami masih terus berkoordinasi mengenai perpanjangan penutupan bandara,” kata Ardita.

PT Angkasa Pura I, sambung Ardita, menyiapkan fasilitas bus gratis bagi pemudik yang hendak beralih menggunakan jalur darat. “Kami sediakan bus gratis,” ucapnya.

Ardita juga mengaku telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan yang membatalkan keberangkatannya untuk memberikan kemudahan fasilitas bagi penumpangnya.

“Apakah kebijakan dikembalikan uang tiket atau dilakukan perubahan jadwal, sudah dilakukan koordinasi antara penumpang dengan airline masing-masing,” papar Ardita.

Sejak kemarin puluhan penerbangan dari berbagai maskapai penerbangan batal terbang lantaran penutupan Bandara Juanda. JAK-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Digoyang Gerakan Kudeta, Elektabilitas AHY dan Demokrat Meroket, Peluang AHY di Pilpres 2024 Makin Tinggi

Leave a Comment

Your email address will not be published.