Tak Ada Luka, Lumba-Lumba Hidung Botol Terdampar di Pantai Rambutsiwi

Metro Bali
single-image

 

Jembrana (Metrobali.com)

-Pengunjung Pantai Rambutsiwi di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo dikagetkan adanya bangkai seekor lumba-lumba.

Dari informasi bangkai lumba-lumba jenis hidung botol dengan panjang sekitar 1,3 meter ditemukan beberapa warga, Rabu (6/1) sekitar pukul 15.00 Wita.

Bangkai lumba-lumba berdiameter sekitar 30 Cm ini terdampar di tepi Pantai Rambutsiwi tepatnya di sebelah timur Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi.

Penemuan ini mendapat atensi dari jajaran Polsek Mendoyo dan petugas Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jembrana setelah diunggah di media sosial (medsos).

Menurut petugas Resort KSDA Jembrana, I Wayan Suamba, lumba-lumba yang mati itu jenis lumba-lumba hidung botol. Diperkirakan lumba-lumba ini sudah mati sejak dua hari lalu.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab pasti matinya lumba-lumba tersebut terlebih tidak ada luka pada sekujur tubuhnya. “Perairan Rambutsiwi memang sering dilintasi kawanan lumba-lumba. Bisa saja lumba-lumba itu mati karena terdampar akibat terseret arus cuaca ekstrim” ujarnya.

Bangkai lumba-lumba ini kemudian di kubur di lokasi penemuan lantaran sudah mengeluarkan bau busuk. “Kami kubur tadi bersama warga disaksikan petugas Kepolisian” pungkasnya. (Komang Tole)

Bagikan :
Baca Juga :
Prof Titib Tidak Ikut Dalam Pencalonan Rektor

Leave a Comment

Your email address will not be published.