Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tahun 2015, Bonus Siswa dan Guru di Buleleng Rp. 500 Juta

Metro Bali
single-image
Berita pendidikan Buleleng
Buleleng (Metrobali.com)-
Penghargaan terhadap siswa dan guru berprestasi ditingkatkan lima kali lipat di Tahun 2015 mendatang. Angka tersebut meningkat 5 kali lipat dari tahun 2014 sebesar Rp.100 juta. “Bonus yang diberikan kepada siswa dan guru berprestasi bukanlah untuk gagah gagahan, tapi untuk menstimulus siswa dan guru beprestasi untuk kemajuan pendidikan di Buleleng” Demikian dikatakan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis (28/8) usai melepas  14 siswa dari Kabupaten Buleleng yang akan berkompetisi di olimpiade sains nasional Bulan September mendatang.
Menurut orang nomor satu di Buleleng ini, ke 14 siswa tersebut terdiri 9 pelajar yang berasal dari SMAN 1 Singaraja dan 5 pelajar dari SMA Bali Mandara serta satu orang guru atas nama Komang Budiastika dari SMKN 1 Sawan. “Kami bangga akan keberhasilan siswa siswi Buleleng mendominasi wakil Provinsi Bali. Dari 50 orang duta Provinsi Bali, Buleleng berhasil menempatkan 14 wakilnya. Sementara 36 siswa lainnya tersebar di 7 Kabupaten/kota di Bali” ujar Agus Suradnyana.
Lebih lanjut ia mengatakan peserta olimpiade sains, hendaknya mampu menjadi motivator menggerakkan teman-temannya untuk ikut berprestasi. Kemampuan siswa tidak hanya terletak dari sisi akademisnya saja. Namun seorang siswa hendaknya mampu memiliki jiwa sosial dan mampu berinteraksi di lingkungan sosial.  “Tidak ada gunanya menamatkan siswa dari sisi sains saja tanpa didukung sisi sosialnya. Banyak yang pintar itu gagal. Karena mereka terlalu over confident, terlalu kaku dan menutup dirinya dari lingkungan sosial. Kesempatan berinteraksi dan menambah relasi tertutup” pungkas Bupati Agus Surtadnyana.
Secara terpisah Ketua PGRI Buleleng yang juga Kepala Sekolah Bali Mandara Nyoman Darta mengapresiasi langkah yang diambil bupati untuk meningkatkan dunia pendidikan.” Pemerintah daerah kini lebih terbuka menerima masukan dan keluhan dari guru. Kami mengapresiasi juga memangkas unsur politik masuk di dunia pendidikan” tutup Darta. GS-MB

 

Bagikan :
Baca Juga :
Pengamat : Tari Pendet Terinspirasi Spontanitas Bekerja Iklas

Leave a Comment

Your email address will not be published.