Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

STMIK Primakara Kembali Sukses Gelar Global Game Jam, Peserta “Maraton” Buat Game Hanya dalam 48 Jam

Metro Bali
single-image

Foto: Global Game Jam digelar di Technopreneurship Campus STMIK Primakara Jalan Tukad Badung No. 135, Jumat hingga Minggu (30 Januari hingga 2 Februari 2020).

Denpasar (Metrobali.com)-

Kampus IT Terbaik di Bali, NTT, NTB (Bali Nusra) STMIK Primakara kembali menjadi tuan rumah Global Game Jam 2019. Event ini merupakan ajang membuat game secara “maraton” selama 48 jam.

Global Game Jam yang digelar di Technopreneurship Campus STMIK Primakara Jalan Tukad Badung No. 135, Jumat hingga Minggu (30 Januari hingga 2 Februari 2020) ini diikuti puluhan peserta pecinta game baik dari kalangan siswa SMA/SMK, mahasiswa, hingga para developer game pemula maupun profesional.

“Lewat Global Game Jam kami ingin menyatukan para game developer agar bisa berkumpul dan saling sharing pengetahuan, skill serta pengalaman maupun ide-ide kreatif tentang membuat game,” kata Nyoman Jaya Temara, penyelenggara sekaligus mentor Global Game Jam di STMIK Primakara didampingi Ketua Panitia Ni Kadek Sendi Dwipayanti.

Dalam Global Game Jam ini para peserta diberikan workshop singkat tentang pembuatan game kemudian baru mereka diminta membuat game dalam 48 jam. Mereka diberikan suatu tema secara on the spot, kemudian dari tema itu para peserta melakukan brainstorming (penggalian ide).

Lalu mereka diarahkan untuk membentuk tim secara on the spot pula untuk menggarap ide sebuah game hingga terbentuk sebuah prototipe. Selanjutnya prototipe game yang telah dihasilkan dipresentasikan di hadapan mentor dan dewan juri.

Waktu yang diberikan menciptakan prototipe game ini hanya dalam waktu 48 jam terhitung sejak pukul 17.00 Wita hari Jumat, 31 Januari hingga pukul 17.00 Wita hari Minggu, 2 Februari 2020.

Setelah prototipe game ini dianggap layak sebagai sebuah prototipe dan bisa dimainkan, maka game pada peserta ini langsung diunggah ke sebuah link (tautan online) khusus yang disiapkan penyelenggara.

Baca Juga :
Dua Bartender Indonesia, Unjuk Gigi Pada Kejuaraan Dunia Bartender di Thailand

“Kami harapkan tiap tahun kuantitas maupun kualitas game dari Global Game Jam di STMIK Primakara ini terus meningkat,” kata Jaya Temara yang juga Ketua Game Dev Bali (komunitas game developer di Bali) ini.

Global Game Jam adalah sebuah event terbesar yang dilaksanakan secara serentak di lebih dari 100 negara dengan berbagai macam titik lokasi penyelenggaraan yang ada di dunia.

Suatu kegiatan yang memiliki bakat dan minat untuk mengembangkan sebuah game (Programmer, Artist, Game designer, Composer, dll.) Secara serentak di suatu tempat dengan tema yang sudah disediakan.

Jadi dalam acara Global Game Jam, peserta tidak bisa mengembangkan sebuah game dengan tema yang peserta tentukan sendiri, melainkan tema ditentukan oleh Global Game Jam pusat dan diikuti oleh seluruh peserta Global dimana berkumpulnya orang-orang Game Jam di seluruh dunia.

Di Indonesia, Global Game Jam telah diadakan di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, dan Bali.  Di Bali sendiri Global Game Jam sudah diadakan sejak tahun 2014 di kampus STMIK Primakara Denpasar.

Global Game Jam mengusung misi meningkatkan skill, produktivitas, dan solidaritas diantara para game developer. Lalu  menciptakan studio game baru, memperkenalkan cara membuat game serta mempertemukan/mengumpulkan yang memiliki hobi yang sama untuk membuat game bersama-sama. (dan).

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.