Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spesialis Jok Kembali Baraksi di Klungkung

Metro Bali
single-image

Klungkung ( Metrobali.com )

Keberhasilan jajaran Polres Klungkung mengungkap pelaku Curanmor pada Jumat ( 20/9 ) lalu ternyata tidak membuat kepolisian berpuas diri. Di luar sana masih ada pelaku spesialis  sepeda motor beraksi. Dan, sampai saat ini pelakunya belum tertangkap.  Berdasarkan sumber Metrobali.com pelaku yang tidak diketahui itu, beraksi di wilayah hukum Polres Klungkung yaitu di parkiran sebelah timur Pura Watu Klotok, Desa Tojan Klungkung. Korbannya pun pada Minggu ( 22/9 ) sekira pukul 19.00 wita datang ke Polsek untuk melaporkan kehilangan barang yang ditaruh di bagasi/jok sepeda motor.

Ditemui di Polsek Kota, dua korban  melaporkan kehilangan barang di dalam jok sepeda motor yang diparkir sebelah timur Pura Watu Klotok. Diantaranya korban Gusti Ayu Suari Purnadi 18 asal banjar Menak Desa Telikup, Gianyar kehilang Net Book warna biri tua yang ditaruh didalam jok sepeda motor jenis Yamaha Shoul warna black Carry.

Sedangkan korban I Nengah Suwadana 25 alamat Brajo Harjo Sari, Lampung Timur dan tinggal di Desa Tangkas, kehilangan celana jeans warna silver/lusuh dalam kantong ada dompet kalep warna coklat yang berisi Sim C, STNK sepeda motor Honda Astrea, KTP dan uang tunai kurang lebih Rp 860 ribu.

Bukan itu saja teman yang diajak juga kehilangan dompet warna coklat, korban adalah Nyoman Mega alamat sama dan dalam dompet berisi Sim C, STNK sepeda motor Honda Astrea Prima, KTP dan uang tunai kurang lebih 1 juta, 30 ribu. Jadi total kerugian ketiga korban kurang lebih Rp 4 juta.

Sementara itu ketiga korban tidak mau melaporkan kejadian yang menimpanya karena terutama dua korbna yang kehilang dompat seminggu lagi akan pulang ke Lampung dan hanya meminta surat keterang kehilangan untuk sebagai pegangan diperjalanan pulang,. Begitu juga korban yang kehilangan Net Book tak mau melapor. Meskipun demikian pihak Polisi dari laporan kehilangan itu tetap mendata barang korban yang hilang dan meminta keterangan mengenai ciri-ciri orang yang dicuragai guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :
Anak sopir bus jadi wali kota Muslim pertama di London

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kota AKP Wiastu Andri ditemui di ruang kerjanya membenarkan adanya laporan tiga korban kehilangan barang yang ditaruh dijok sepeda motor. Korban hanya melapor kehilanga terutama kedua korban yang kehilangan surat-surat identitas dan hanya minta surat laporan kehilangan guna diperlukan diperjalan pulang ke Lampung.
” Meskipun hanya laporan kehilangan namun pihaknya tetap mengatensi kejadian tersebut. ” ujar Andri. SUS-MB 

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.