SMKN 1 Klungkung Wakili Klungkung Lomba KSPAN Tingkat Provinsi

Metro Bali
single-image

KSPAN4 (2)Klungkung (Metrobali.com)-

Setelah beberapa kali mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten, SMK N I Klungkung berhak mewakili Klungkung dalam lomba KSPAN tingkat Provinsi. Tim penilai dari Provinsi Bali yang di ketuai oleh Drs Wayan Yudha M.Ag. disambut oleh Sekda Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, didampingi AKP Dewa Gde Artana perwakilan dari Polres Klungkung, Ketut Suadnyana perwakilan Dinas Pendidikan serta Kepala SMK N 1 Klungkung Drs Made Setiabudi.

Rombongan yang berjumlah 10 orang yang terdiri dari berbagai unsure SKPD terkait. Adapun maksud dari pelaksanaan lomba ini adalah untuk “meningkatkan dan menggalakkan kegiatan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di sekolah”jelas Wayan Yudha. 

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan penting dalam rangka perluasan jangkauan program, sebagai upaya mencegah dan menanggulangi HIV dan AIDS melalui jalur sekolah. Ketua rombongan juga berharap penilaian KSPAN ini berfungsi menjadi media membentengi diri sendiri dari hal-hal negative, ajang kreatifitas siswa dan membangun jejaring kerja antara guru dengan siswa dalam rangka penanggulangan HIV dan AIDS melalui jalur sekolah

Penularan HIV-AIDS dari tahun ketahun semakin meningkat jumlahnya, dulu penyebarannya melalui penggunaan jarum suntik sekarang lebih banyak disebabkan karena hubungan sex beresiko. Dengan demikian mari kita antisipasi dan cegah dengan “ABCD yaitu Abstaince (tidak melakukan hubungan suami istri sebelum menikah, Be Faithfull (setia sama pasangan), Condom ( pakai condom bila melakukan sex beresiko) dan Drug ( hindari penggunaan jarum suntik secara berulang-ulang, serta tidak mengkonsumsi narkoba).” Jelas Winastra dalam membacakan sambutan Bupati Klungkung.

Pemerintah kabupaten Klungkung dari dulu hingga sekarang tetap komit dan antusias dalam menanggulangi yang namanya HIV-AIDS dan Narkoba. Anggota KSPAN di Kabupaten Klungkung yang terdiri dari seluruh siswa yang berjumlah kurang lebih 552 orang terhitung sejak mulai berdiri tahun 2010 sampai sekarang telah siap menjadi seorang relawan yang selalu setia memberikan informasi tentang HIV-AIDS dan bahaya Narkoba kepada para siswa lain dan masyarakat pada umumnya. SUS-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Hadiri Karya Agung Ngenteg Linggih di Pura Puseh dan Bale Agung Desa Tunjuk  

Leave a Comment

Your email address will not be published.