Sekjen PBB Kecam Berlanjutnya Serangan Boko Haram Terhadap Warga Sipil

metrobali
single-image

PBB, New York, (Metrobali.com) –

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (27/2) mengecam “berlanjutnya serangan mengerikan dan membabi-buta” oleh Boko Haram terhadap warga sipil di Kamerun, Chad, Nigeri dan Nigeria, kata juru bicara Ban.

“Penculikan dan penggunaan anak kecil, termasuk sebagai pembom bunuh diri, sangat menjijikkan,” kata Ban di dalam pernyataan yang dibacakan oleh Stephane Dujarric dalam taklimat rutin di Markas Besar PBB, New York.

Sedikitnya 19 orang tewas dalam satu serangan bunuh diri terhadap satu terminal bus di Kota Kecil Biu, Negara Bagian Borno di Nigeria Timur-laut. Serangan itu diduga dilakukan oleh Boko Haram. Kelompok fanatik tersebut telah menewaskan ribuan orang dan memaksa lebih dari satu juta orang lagi meninggalkan tempat tinggal mereka.

Namun Ban merasa besar hati dengan “tindakan positif” belum lama oleh negara regional guna memerangi kelompok fanatik itu dan menyeru mitra internasional agar memberi dukungan, demikian laporan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Operasi paling akhir terhadap Boko Haram dilancarakn berdasarkan kesepakatan yang dicapai oleh pemimpin regional dari Nigeria, Chad, Kamerun dan Niger untuk mensahkan reaksi terkoordinasi terhadap Bok Haram.

Sementara itu, Ban juga “prihatin” dengan dampak dari operasi tempur yang ditanggung warga lokal dan menyeru semua negara tersebut agar “memberi prioritas tertinggi pada perlindungan pengungsi, pengungsi yang pulang dan orang yang menjadi pengungsi di dalam negeri mereka, termasuk menyediakan buat mereka dukungan penyelamat nyawa”.

Pemimpin PBB itu menekankan, “Pendekatan militer saja takkan cukup untuk menangkap aksi perlawanan Boko Haram.” “Hanya melalui pendekatan banyak sisi yang menangani penderitaan, pelanggaran hak asasi manusia pada masa lalu dan sekarang, dan pangkal konflik lah kita bisa secara efektif menanggapi ancaman kejam yang ditimbulkan oleh Boko Haram terhadap keamanan dan perdamaian regional serta terhadap penduduk lokal,” kata Ban di dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga :
Perjalanan Kereta Terjauh di Dunia Capai Tujuan Akhir di Madrid

(Ant) –

 

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.