Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

SDM Barang dan Jasa Masih Kurang

Metro Bali
single-image

Bangli (Metrobali.com)-

Dalam memperinganti HUT KORPRI ke-40 yang di komandani oleh Sekda kabupaten Bangli maka pada hari selasa (27/12) di gedung BMB kab. Bangli diselenggarakan BINTEK tentang pengadaan barang dan jasa Pemerintah. Acara tersebut di buka langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.M.Hum di dampingi oleh Sekda Kab. Bangli, Asisten III, dan nara sumber  I Made Sudarsana. HUT Korpri itu dihadiri oleh peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari perwakilan masing-masing SKPD.

Kepala Badan Kepegawaian Kab. Bangli Ni Putu Koesalireni,SH.,MT dalam laporanya menyampaikan bahwa Pemerintah daerah merupakan perangkat Negara yang mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat terhadap kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan UUD Nomor 32 Tahun 2004  tentang pemerintah Daerah dan mewujudkan pemerintahan yang Good governance, hal tersebut merupakan sesuatu hal yang tidak bisa ditawar  dan ditunda lagi dalam penyelenggaraan pemerintah yang merupakan pelayanan publik. Dimana pelaksanaannya harus sesuai dengan sistematika dan standar pelayanan pemerintah. Dilanjutkan lagi  keberadaan sumber daya dan aparatur pemerintah yang memiliki sertifikasi pengadaan barang dan Jasa pemerintah masih kurang sehingga dirasa perlu dilaksanakannya kegiatan ini.
Dasar hukum diselenggarakannya kegiatan ini mengacu pada peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan barang dan Jasa Pemerintah, Permendagri Nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah. Dijelaskan juga pelaksanaan dan ujian  pengadaan barang dan jasa akan diselenggarakan sampai dengan tanggal 30 Desember 2011.
Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Panitia HUT Korpri yang telah meyelenggarakan kegiatan ini. “Bangli tidak ingin menyaingi Kabupaten lain dengan mengejar berapa uang yang dimiliki, akan tetapi Bangli ingin mengejar bagaimana manajemen aparatur pemerintah bisa lebih baik dari Kabupten yang lainya,”  ujar Bupati Bangli.
Dilanjutkan lagi “Uang bukan segalanya” tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mengelola uang yang sedikit akan tetapi dapat meyelesaikan pekerjaan yang lebih banyak sesuai dengan prinsip ekonomi. Diharapkan kepada para peserta BINTEK agar dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan sebaik-baiknya untuk kepentingan diri dan kemajuan Bangli ke depan. (Humas Bangli)
Bagikan :
Baca Juga :
Nginep di Bedah Rumah, Gubernur Antusias Tuntaskan Kemiskinan

Leave a Comment

Your email address will not be published.