Sasar Pasar, LH Bersih-Bersih Sampah Plastik di Lima Kecamatan

Jembrana (Metrobali.com)-

Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Jembrana melaksanakan kegiatan gotong royong bersih-bersih sampah plastik, Jumat (18/10). Kegiatan ini sebagai komitmen Pemkab Jembrana menjadikan Bali khususnya Jembrana terbebas dari sampah plastik.

Melibatkan 1.700 lebih personil termasuk para pelajar, kegiatan menyasar kesejumlah pasar tradisional yang tersebar di lima kecamatan di Jembrana. Di Kecamatan Pekutatan berhasil terkumpul 25 Kg sampah plastik. Bersih-bersih dipusatkan di Pasar Pekutatan dengan melibatkan 200 personil. Di Kecamatan Mendoyo dipusatkan di Pasar Yehembang dan areal parkir Pura Dangkahyangan Rambut Siwi. Dengan menerjunkan 862 orang sebamyak 143 Kg sampah plastik berhasil dikumpulkan di dua lokasi tersebut.

Sedangkan di Kecamatan Jembrana dan Negara, bersih-bersih sampah plastik dipusatkan Pasar Satria, Pendem dan Pasar Adat Baler Bale Agung. Di Pasar Pendem diterjunkan 300 personil dan mengumpulkan sampah plastik sebamyak 30 Kg. Sedangkan di Pasar Adat Baler Bale Agung dengan menerjunkan 150 orang berhasil mengumpulkan 33 Kg sampah plastik. Sementara di Kecamatan Melaya dipusatkan di Pasar Adat Melaya. Di pasar ini diterjunkan 259 personil dan sampah plastik yang terkumpul sebanyak 20 Kg. Total sampah plastik yang berhasil dikumpulkan sebanyak 218 kg.

Tidak hanya pelajar, Gotong royong Gerakan Semesta Berencana Resik Sampah Plastik di areal Pura Dangkahyangan Rambut Siwi juga melibatkan Polri dan TNI serta pegawai di lingkup Pemkab Jembrana. Tidak ketinggalan ikut berbaur dalam kegiatan itu Bupati Jembrana I Putu Artha, Sekda Jembrana Made Sudiada dan pinpinan OPD di Pemkab Jembrana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana, Wayan Sudiarta mengatakan kegiatan bersih-bersih sampah rutin dilakukan setiap sebulan sekali. Untuk bulan ini kegiatan difokuskan di areal Pura Dangkahyangan Rambut Siwi di Kecamatan Mendoyo karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan piodalan (upacara).

“Konsentrasi kita memang pada sampah plastik tapi bukan berarti sampah lainnya dibiarkan. Semua kita ambil lalu dipilah. Disini sampah dedaunan dijadikan kompos. Kalau sampah plastik kita bawa ke TPA” jelas Sudiarta.

Melalui kegiatan ini apalagi rutin dilaksanakan setiap bulan diharapkan masyarakat semakin terbiasa dan tergugah untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dan menggunakan kantong plastik sekali pakai. (Humas Pemkab Jembrana)