SAR Jembrana Evakuasi Nelayan Hilang Tertabrak Perahu Slerek

Metro Bali
single-image

 

Jembrana (Metrobali.com)

 

Korban Kadek Sukarada (18) yang hilang tenggelam di perairan Perancak, Desa Perancak akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Nelayan asal Banjar Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana yang kerap disapa Made Rade ditemukan tertelungkup diperbatasan pantai perairan Air Kuning dengan Perancak, Rabu (23/9) pagi.

Korban dari informasi ditemukan seorang warga yang hendak pergi memancing sekitar pukul 06.00 Wita. Temuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana.

“Sudah kami evakuasi. Begitu mendapat laporan kami langsung ke TKP” ujar Kordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, Komang Sudiarsa, Rabu (23/9).

Ia mengaku mendapat laporan sekitar pukul 06.30 Wita dari seorang warga bernama Suardana, bahwa ada penemuan mayat di Pantai perairan Air Kuning dengan Pantai Perancak.

Dari keterangan saksi dan pihak keluarga lanjutnya, korban yang ditemukan itu merupakan Made Rade, korban yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Perancak pada Selasa (15/9) lalu.

Diberitakan sebelumnya korban hilang tenggelam ke laut perairan Perancak setelah sampan yang dinaikinya tertabrak perahu slerek tidak dikenal. Saat itu korban sedang beristirahat diatas sampan bersama rekannya, Made Ludra.

Saat kejadian, rekan korban Made Ludra juga sempat terlempar dari sampan, namun selamat setelah berhasil berpegangan pada sampan. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana.

Petugas dari Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana sempat melakukan pencarian. Namun hingga hari ketujuh pencarian, korban tidak ditemukan. Korban akhirnya ditemukan di hari kesembilan di perbatasan pantai perairan Air Kuning dan Perancak. (Komang Tole)

Bagikan :
Baca Juga :
Pemilu Zaman Now, Cok Rat : Rakyat Jangan Diteror

Leave a Comment

Your email address will not be published.